Antisipasi Antraks Jelang Idul Adha, Sapi Masuk Klaten Diperiksa
Peristiwa

Antisipasi Antraks Jelang Idul Adha, Sapi Masuk Klaten Diperiksa

Prambanan, (klaten.sorot.co)--Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKPP) Kabupaten Klaten mulai meningkatkan pengawasan terhadap hewan-hewan yang bakal dijadikan kurban pada Hari Raya Idul Adha mendatang. Hal itu dilakukan guna mencegah adanya peredaran virus antraks.

Petugas Teknis Peternakan, DPKPP Klaten, Margito mengatakan, upaya pencegahan sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. Salah satu upayanya yakni memperketat lalu lintas hewan ternak di wilayah perbatasan, seperti Kecamatan Prambanan dan Wonosari. Pengawasan juga dibantu petugas dari provinsi.

"Di wilayah perbatasan sudah dijaga oleh petugas dari provinsi. Ini dilakukan menyeluruh. Jika di Klaten ya bisa di wilayah perbatasan seperti Prambanan, Wonosari, Tulung dan lainnya," ujar dia.

Selain memperketat jalur lalu lintas hewan ternak, tim dari DPKPP Klaten juga telah rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban di seluruh pasar yang tersebar di Kabupaten Klaten. Terutama di Pasar Hewan Prambanan yang memang lokasinya berada di wilayah perbatasan antara Klaten dengan Yogyakarta. 

Nantinya, sapi yang sudah laku dan akan dibawa pulang oleh pembeli harus terlebih dahulu melalui proses pemeriksaan, termasuk memastikan bahwa sapi tersebut sudah dilengkapi Surat Keterangan Hewan (SKH). Hal itu dilakukan guna mencegah adanya penyakit pada sapi yang akan digunakan untuk kurban.

"Kalau dari pengalaman tahun lalu kami tidak menemukan penyakit antraks pada sapi kurban. Tapi kami terus melakukan antisipasi dengan melakukan pemeriksaan awal, gejalanya seperti apa bisa kita deteksi dini melalui kondisi fisik," urai Margito.

Meski demikian, pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk lebih jeli dalam memilih hewan kurban. Ia mencontohkan salah satu ciri hewan yang terkena antraks yakni keluarnya darah berwarna kehitaman dari sejumlah lubang hewan. Tidak hanya itu, secara fisik sapi yang terkena antraks juga bisa dilihat dari mata dan mulutnya.

"Ketika membeli sapi itu pilihlah sapi yang sehat. Perhatikan juga hewan yang dibeli bisa gemuk tapi tidak cacat, jika perlu ditanyakan soal SKH-nya agar lebih aman," pungkas dia.