Dibongkar, Kantor Kecamatan Polanharjo Pindah
Pemerintahan

Dibongkar, Kantor Kecamatan Polanharjo Pindah

Polanharjo, (klaten.sorot.co)-- Kantor Kecamatan Polanharjo untuk sementara waktu pindah ke Balai Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo. Hal itu dilakukan menyusul adanya proyek pembangunan gedung di kantor kecamatan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Klaten.

Camat Polanharjo, Milias Dwi Ariana mengatakan, kepindahan kantor sudah dilakukan sejak tiga pekan terkahir ini. Ada dua gedung yang digunakan sebagai kantor sementara. Untuk pelayanan administrasi kependudukan berada di aula depan kecamatan, sedangkan pelayanan umum berada di Aula Balai Desa Karanglo.

"Barang-barang dan data penting kami pindahkan sementara di Balai Desa Karanglo, sementara pelayanan administrasi tetap disana karena sistemnya ada disana. Tidak bisa dipindahkan ke sini (Karanglo)," kata dia.

Milias mengaku, pelayanan administrasi kependudukan masih tetap berjalan seperti biasa, artinya masyarakat sekitar yang akan melakukan rekam data e-KTP masih bisa di kantor kecamatan. Namun demikian apabila ada kerusakan pada sistem, masyarakat diarahkan untuk mengurus ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. 

"Karena memang sistem di kecamatan sering eror, maka untuk antisipasi antrean panjang kami minta masyarakat untuk datang ke dinas langsung. Semoga masyarakat juga bisa memahami ini," urai dia.

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan gedung kecamatan merupakan salah satu solusi paling tepat. Pasalnya, gedung yang selama ini ditempati itu sudah berusia puluhan tahun. Gedung tersebut dibangun pada tahun 1972, selain kondisi bangunan yang sudah tua, atap bangunan juga kerap kali bocor jika hujan.

Berdasarkan data yang diperoleh, pembangunan gedung Kecamatan Polanharjo bersumber dari APBD Klaten dengan anggaran Rp 4.134.514.000. Proyek pengerjaan dilakukan mulai tanggal 21 Juli 2018 hingga 16 Desember 2018. Rancangan, gedung yang lama bakal dirobohkan dan diganti dengan bangunan baru.

"Yang kami tahu gedung baru akan berdiri dua lantai. Nanti yang atas untuk aula dan sebagai kantor dinas terkait, sementara di bawah untuk pelayanan umum kecamatan," pungkasnya.