Kreatif, Ibu-ibu PKK Wonosari Sulap Sayur dan Buah Jadi Taman
Peristiwa

Kreatif, Ibu-ibu PKK Wonosari Sulap Sayur dan Buah Jadi Taman

Klaten, (klaten.sorot.co)--Kecamatan Wonosari dinobatkan sebagai pemenang lomba merangkai sayuran dan buah lokal yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Klaten, Selasa (07/08/2018). Dengan mengangkat tema kemerdekaan, ibu-ibu PKK Kecamatan Wonosari menyulap buah dan sayuran menjadi taman.

Beragam buah lokal digunakan untuk membuat miniatur taman, mulai dari semangka, strawberry, blimbing, jeruk, hingga jambu. Sementara aneka sayuran dirangkai sedemikian rupa menjadi miniatur pelataran. Uniknya, ada pula miniatur hewan berupa kelinci dan kambing yang berasal dari sayuran serta buah-buahan.

Pagar miniatur taman menggunakan daun pandan, salak dan tomat. Pada bagian pelataran menggunakan kedelai. Memasuki lebih dalam, ada tiga bagian terpisah di area pelataran. Disisi kanan terlihat kolam ikan dari kulit semangka, sementara bagian tengah adalah kandang kambing dan sisi kiri kandang kelinci.

Miniatur kambing terbuat dari sayuran brokoli, sementara miniatur kelinci terbuat dari buah mentimun. Pada sisi kanan kiri terlihat pula dua bangku kursi dari wortel. Tidak hanya itu, disisi paling belakang terdapat sebuah monomen besar dari buah semangka yang dilukiskan wajah Presiden Joko Widodo.

Konsep kami adalah taman dan kebun. Kami beri hiasan wajah Pak Jokowi di buah semangka, dan pada bagian kolam kami juga masukkan air beserta ikan asli yang masih hidup,” ujar salah satu peserta asal Kecamatan Wonosari, Rini.

Dirinya mengaku tidak ada kesulitan dalam membuat miniatur taman dan kebun ini, butuh waktu dua hari untuk melakukan persiapan mulai dari menyiapkan aneka bahan baku hingga uji coba pembuatan miniatur taman. Rini menjelaskan, ide aneka hiasan itu hanya ia pelajari melalui video maupaun sejumlah majalah. 

Sementara itu, dalam perlombaan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dari 26 kecamatan. Masing-masing peserta diberi kesempatan untuk merangkai aneka buah dan sayuran menjadi hiasan unik. Tema yang diangkat adalah mensukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan memanfaatkan tumbuhan lokal.

Ini upaya kami untuk mensukseskan Germas. Bagaimana cara kita mengkonsumsi makanan yang sehat melalui buah dan sayuran, perlu ada gerakan,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Cahyono Widodo.

Pihaknya mengaku kegiatan ini menjadi salah satu hal yang penting, mengingat selama ini sudah banyak bermunculan makana cepat saji. Ironisnya, makanan tersebut justru mulai digemari oleh kalangan anak zaman sekarang. Sehingga untuk mencagah hal itu, perlu kampanye besar-besaran dari berbagai pihak.

Semoga saja dengan adanya kegiatan ini minat anak-anak dalam mengkonsumsi makanan sehat bisa meningkat. Dengan merangkai makanan ini juga bisa ditiru oleh orang tua sebagai inisiatif menarik perhatian anak-anak,” pungkasnya.