Kantor Disdukcapil Pindah, Banyak Warga Masih Kecele
Pemerintahan

Kantor Disdukcapil Pindah, Banyak Warga Masih Kecele

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Kepindahan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten ke gedung baru belum sepenuhnya diketahui masyarakat. Hal itu terbukti banyaknya masyarakat yang masih kecele saat hendak melakukan pengurusan administrasi kependudukan.

Seperti yang diketahui, kantor Disdukcapil yang sebelumnya berada di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten kini pindah ke gedung baru sejak tiga pekan terakhir ini. Gedung tersebut berada di belakang kantor DPRD Klaten tepatnya samping kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.

Namun kepindahan tersebut ternyata masih belum diketahui secara luas oleh masyarakat. Banyak dari mereka hingga kini masih berdatangan di gedung lama yang sudah digunakan sebagai kantor Bagian Humas Setda Klaten. Dalam sehari, hampir sekitar 30 orang yang kecele.

"Tidak tahu kalau kantor Dukcapil pindah, tahu-tahu pas tanya sama pegawai disini diberitahu kalau sudah pindah ke belakang. Terpaksa kita harus keluar lagi dari kompleks Pemkab Klaten," ujar salah seorang warga asal Kecamatan Ceper, Bayu (22), Rabu (08/08/2018).

Meski di gedung Disdukcapil lama sudah diberi papan petunjuk, namun masih banyak warga yang kebingungan mencari lokasi gedung baru. Bayu berharap, dinas terkait bisa memberikan informasi kepindahan gedung ini secara jelas. Informasi bisa disampaikan melalui Balai Desa masing-masing. 

"Seharusnya ada pemberitahuan, setidaknya lewat Pemdes. Nanti dari perangkat desa kan bisa diteruskan ke RT/ RW. Jadi masyarakat juga pada tahu," imbuh dia.

Sementara itu, Kabag Humas Setda Klaten, Wahyudi Martono menjelaskan, hampir setiap hari banyak pegawainya yang melayani pertanyaan masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan. Meski informasi serta petunjuk jalan menuju kantor baru Disdukcapil sudah tertempel.

"Masih banyak yang belum tahu. Terkadang tiba-tiba ada warga yang masuk dan langsung bilang mau mengurus administrasi kependudukan," urai dia.

Meski tak mempermasalahkan hal itu, namun Wahyudi berharap papan informasi dan penunjuk jalan bisa disebar lebih luas. Sebelumnya, kepindahan kantor yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat ini sudah disampikan kepada camat, namun sampai saat ini masih banyak yang belum tahu.