Sri Mulyani Targetkan Tahun 2020 Sudah Tak Ada Warga BAB Sembarangan
Sosial

Sri Mulyani Targetkan Tahun 2020 Sudah Tak Ada Warga BAB Sembarangan

Klaten, (klaten.sorot.co)--Bupati Klaten, Sri Mulyani menargetkan Kabupaten Klaten bisa menjadi kabupaten Open Defecation Free (ODF) atau daerah yang seluruh masyarakatnya tidak buang air besar (BAB) sembarangan pada tahun 2020. Hingga saat ini sudah ada dua kecamatan melakukan deklarasi sebagai kecamatan ODF.

Kedua kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Cawas dan Bayat. Sementara satu kecamatan lagi yakni Gantiwarno juga baru saja memasuki tahap verifikasi sebagai kecamatan ODF. Menurut Sri Mulyani, perlu ada kerja nyata dari masing-masing kepala desa dan camat untuk mewujudkan program tersebut.

Memang tidak mudah untuk mendeklarasikan diri sebagai kabupaten yang memiliki warga tidak BAB sembarangan. Maka dari itu saya minta seluruh camat yang belum mendeklarikan wilayahnya agar segera kerja keras,” kata Mulyani.

Lebih lanjut Mulyani meminta kepada seluruh pihak agar bekerja dengan membuat target yang terarah dan terukur. Salah satunya dengan mengutamakan program jambanisasi bagi masyarakat. Terlebih lagi sampai saat ini masih ada sejumlah desa yang masuk kategori merah menurut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Data yang dikeluarkan provinsi pada tahun 2017 lalu, ada sekitar 101 desa yang masuk zona merah. Namun Alhamdulilah sampai tahun ini sudah semakin berkurang. Data terakhir yang saya terima masih ada 88 desa masuk zona merah,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap mendorong kepala desa untuk bisa mengentaskan permasalahan di wilayahnya dengan beragam inovasi. Salah satunya dengan mengalokasian dana dari desa untuk membuat program pelatihan aneka usaha. Nantinya hasil dari pelatihan bisa diterapkan kepada masyarakat.

Para Kades juga kami persilahkan untuk mengajukan bantuan kepada Pemkab, Pemprov maupun Pusat. Untuk saat ini yang paling penting adalah menyediakan usaha bagi warga, sehingga warga bisa mendapat penghasilan secara mandiri,” pungkasnya.