Nyebrang di Persimpangan Kuoso, Pelajar Tewas Tertabrak Mobil
Peristiwa

Nyebrang di Persimpangan Kuoso, Pelajar Tewas Tertabrak Mobil

Klaten, (klaten.sorot.co)--Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil dengan sepeda motor terjadi di Jalan Ki Ageng Gribig, Kampung Rinembe, Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, Rabu (05/09/2018). Akibat dari kecelakaan itu, seorang pelajar SMA tewas seketika di lokasi.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa itu bermula saat mobil jenis Daihatsu Sigra AD 9476 BQ berjalan di sisi kiri dari arah simpang empat Sangkal Putung menuju wilayah Ngupit. Pada saat itu, mobil melaju dengan kecepatan tinggi hingga menuju simpang empat Kuoso.

Pada saat yang sama, dari arah utara tepatnya di simpang empat Kuoso berjalan sepeda motor jenis Honda Beat AD 5094 DEC yang dikemudikan oleh Arya Habibul, warga Kecamatan Delanggu. Arya yang berboncengan dengan rekannya berencana hendak menyebrang Jalan Ki Ageng Gribig.

"Motor dari arah utara, sementara mobil dari arah timur. Saat sampai di simpang empat Kuoso, tiba-tiba motor menyebrang jalan. Mobil tidak bisa berhenti dan langsung menabraknya," ujar warga sekitar, Ikhsan (40).

Ia menjelaskan, kedua kendaraan tersebut langsung bertabrakan di tengah jalan. Lantaran laju mobil cukup kencang, Arya dan rekannya yang dibonceng langsung terserat beberapa meter hingga membentur pagar tembok di pinggir jalan. Kondisi Arya sempat tergencet mobil, sedangkan rekannya terpental. 

"Begitu mendengar suara benturan, saya langsung keluar rumah. Ternyata posisi mobil sudah masuk ke teras rumah saya. Sementara satu pelajar tergeletak dengan posisi di bawah mobil. Pagar tembok saya juga sampai roboh," imbuh Ikhsan.

Akibat peristiwa nahas itu, Arya diketahui tewas di lokasi dengan luka cukup parah. Sementara rekannya mengalami luka-luka. Untuk saat ini, Arya sudah dibawa ke RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Sedangkan barang bukti sepeda motor dan mobil sudah diangkut ke Unit Laka Satlantas Polres Klaten.

"Betul ada kejadian itu, korban anak SMA. Sampai di rumah sakit sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia," ujar Kepala Instalasi Promosi dan Humas RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, Sri Wardani.