Awas ! Wahana Permainan di Taman Lampion dan Taman Kota Rusak
Peristiwa

Awas ! Wahana Permainan di Taman Lampion dan Taman Kota Rusak

Klaten, (klaten.sorot.co)--Sejumlah wahana permainan anak di tempat fasilitas umum berupa taman bermain di Kabupaten Klaten mulai mengalami kerusakan. Akibatnya, sejumlah wahana permainan terpaksa ditutup dengan peralatan seadanya lantaran dapat membahayakan para pengunjung.

Seperti yang terlihat di Taman Kota Klaten, tepatnya di samping Alun-alun. Sebuah bangku yang digunakan untuk nongkrong kini dalam kondisi rusak, bangku itu hanya tinggal pondasinya. Selain itu, wahana permainan anak berupa kuda-kudaan juga telah hilang, permainan itu tinggal menyisakan tiang penyangganya.

"Selain rusak, ada sejumlah permainan anak yang sudah berkarat. Seperti perosotan, kondisinya berlubang serta banyak karatnya, sehingga mengkhawatirkan," ujar salah satu pengunjung asal Kecamatan Bayat, Suri (40) saat menunggu anaknya bermain, Jumat (07/09/2018).

Tidak hanya itu, kerusakan juga terjadi pada sejumlah taman. Selain tidak terawat, beberapa akses jalan setapak juga telah berlubang. Akibatnya, banyak pengunjung yang mengeluhkan hal itu lantaran khawatir dapat membahayakan anak-anak. Menurut mereka, kerusakan ini harus segera diperbaiki mengingat jumlah pengunjung cukup banyak. 

Hal serupa juga terlihat di Taman Lampion Klaten. Sebuah permainan berupa jungkat-jungkit telah patah di salah satu tiangnya. Sama dengan di Taman Kota, kondisi perosotan di Taman Kota juga berlubang dan berkarat. Bahkan akses bermain perosotan terpaksa ditutup dengan batu agar tidak digunakan anak-anak.

"Setiap ke sini pasti harus ekstra hati-hati. Saya harus selalu memperhatikan anak saya saat bermain. Karena jangan sampai terjatuh akibat kerusakan ini," ujar warga lainnya, Adi Santoso (42).

Disampaikan, ia bersama keluarga rutin mengunjungi Taman Lampion. Kekhawatirannya atas kerusakan wahana ini lantaran pada beberapa waktu lalu sempat melihat seorang anak terjatuh setelah bermain perosotan. Meski hanya luka ringan, tapi hal itu membuktikan bahwa kerusakan harus segera diperbaiki.

"Ini tidak bisa diteruskan. Kasihan pengunjung yang tidak tahu apa-apa malah jadi korban. Niatnya mau bermain malah jadi kecelakaan," pungkas dia.