Banyak Pelajar Tewas Kecelakaan, Dishub Usulkan Angkutan Umum Khusus
Peristiwa

Banyak Pelajar Tewas Kecelakaan, Dishub Usulkan Angkutan Umum Khusus

Klaten, (klaten.sorot.co)--Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua pelajar dalam beberapa hari terakhir ini menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Klaten. Saat ini, Dinas Perhubungan Klaten telah mengusulkan adanya angkutan umum ke pemerintah pusat.

Kabid Angkutan Dishub Klaten, Joko Suwanto mengatakan, usai mengusulkan pengadaan angkutan umum, kini pihaknya mulai membuat dokumen perencanaan melalui anggaran APBD Perubahan 2018. Nantinya, perencanaan itu sebagai acuan untuk pembahasan selanjutnya ke pemerintah pusat.

Untuk pengadaan angkutan umum kita usulkan ke pusat, karena jika ke pemerintah daerah sepertinya tidak memungkinkan. Kita buat dulu dokumen perencanaan, setelah itu tinggal kita kaji. Kemungkinan bisa terealisasi tahun 2020,” ujarnya, Jumat (07/09/2018).

Pihaknya menjelaskan, kajian yang dilakukan meliputi pemetaan jalur dimana saja yang paling rawan terjadi kecelakaan. Termasuk memetakan kebutuhan angkutan agar bisa mencakup seluruh sekolah di Kabupaten Klaten. Mengingat kasus kecelakaan yang terjadi beberapa hari lalu melibatkan kalangan pelajar. 

Mudah-mudahan bisa segera terealisasi, karena anak-anak pelajar ini masih dibawah umur dan belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor. Maka kita harus berupaya agar anak-anak memperoleh fasilitas,” jelasnya.

Seperti yang diketahui, peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar telah terjadi dalam kurun waktu dua hari berturut-turut. Peristiwa pertama terjadi di Jalan Ki Ageng Gribig, Kelurahan Gergunung, Klaten Utara pada Rabu (05/09). Akibat peristiwa itu seorang pelajar tewas setelah tertabrak mobil.

Peristiwa kedua terjadi di Jalan Jatinom-Boyolali, Desa Pandean, Kecamatan Jatinom, pada Kamis (06/09). Akibatnya, seorang pelajar yang mengendarai sepeda motor tewas setelah ditabrak truk pengangkut pasir. Ironisnya, peristiwa itu terjadi saat korban hendak berangkat sekolah.

Sebetulnya kami sudah berupaya untuk melakukan razia truk yang melintas di pagi hari, tapi ternyata masih banyak yang melanggar. Sehingga pekan depan kita mulai gencar lagi melakukan razia,” pungkasnya.