Marak Lakalantas Pelajar, Razia Bakal Dilakukan Sehari Tiga Kali
Pemerintahan

Marak Lakalantas Pelajar, Razia Bakal Dilakukan Sehari Tiga Kali

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Satlantas Polres Klaten berencana meningkatkan razia dengan sasaran kendaraan bermotor mulai awal pekan mendatang. Hal itu dilakukan menyusul banyaknya kasus kecelakaan lalulintas yang melibatkan pelajar hingga meninggal dunia pada beberapa hari terakhir ini.

Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono melalui Kasatlantas AKP Adhytiawarman mengatakan, peningkatan razia akan dimulai Senin (10/09) mendatang. Pola razia kendaraan kali ini berbeda dari sebelumnya, yakni dilakukan tiga kali dalam sehari tepatnya pada pagi, siang dan sore hari.

"Kasus kecelakaan pelajar ini menjadi perhatian. Kami langsung melakukan evaluasi, dan hasilnya akan kami tingkatkan razia. Dari yang biasanya razia pada pagi dan sore hari saja, maka ini kita tambahkan siang hari," ujarnya.

Pihaknya menambahkan, selain meningkatkan jumlah razia, polisi juga akan memperluas jangkauan razia kendaraan. Dari yang sebelumnya menyasar di kawasan Jalan Jogja-Solo, kini akan dilakukan di kawasan pinggiran. Terutama jalan yang kerap kali dilalui pelajar untuk berangkat sekolah. 

"Jalan mana saja yang sering terjadi kecelakaan akan kita perbanyak razia. Karena memang kasus kecelakaan yang melibatkan pelajar kemarin justru berada di ruas jalan pinggiran," imbuh dia.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan peningkatan razia kendaraan menjadi salah satu upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan. Pasalnya diakui jumlah korban kecelakaan pada pekan ini terbilang cukup banyak mencapai empat orang, dari jumlah itu dua diantaranya berstatus pelajar.

Ditambahkan, upaya lain yang dilakukan untuk menekan angka kecelakaan antara lain menerapkan pembatasan operasional angkutan galian C. Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah melayangkan surat kepada pihak sekolahan agar bisa ikut mengawasi pelajar yang mengendarai sepeda motor.

"Butuh kerjasama dari semua pihak, karena untuk mengatasi ini harus dilakukan dari hulu ke hilir. Peran orang tua dan pelajar sangat penting, apalagi di Klaten ini minim angkutan umum," urai dia.