Pegiat Media Sosial Klaten Gelar Donor Darah dan Penggalangan Dana
Sosial

Pegiat Media Sosial Klaten Gelar Donor Darah dan Penggalangan Dana

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Sejumlah pegiat media sosial (medsos) di Kabupaten Klaten bergabung menjadi satu untuk mengadakan bakti sosial pada Sabtu (08/09/2018). Beragam aksi bakti sosial yang dilaksanakan di Monomen Juang '45 Klaten kali ini meliputi penggalangan dana untuk korban gempa di Lombok dan donor darah.

Bakti sosial digelar oleh gabungan pegiat medsos mulai dari ICK, ISK, SKB, ISW, dan FPI. Tidak hanya itu, aksi ini juga diikuti oleh seluruh admin medsos dari sejumlah grup meliputi facebook, twitter, dan instagram. Ditambah dari TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dan beberapa member dari masing-masing grup medsos.

"Ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat kami bersama seluruh pegiat medsos beberapa waktu lalu. Hasilnya kita sepakati diadakan bakti sosial secara bersamaan," ujar Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klaten, Sri Winoto.

Disampaikan, target dalam aksi sosial ini diprediksi dapat diikuti sebanyak 100 orang. Ada dua kegiatan yang dilakukan, yakni donor dan penggalangan dana. Nantinya hasil dari donor darah akan diserahkan kepada PMI Klaten agar bisa mencukupi stok darah, sementara hasil penggalangan dana akan dikirim ke Lombok. 

"Kita kerjasama dengan PMI. Karena stok darah ini sangat penting, maka kami memilih untuk mengadakan donor darah. Apa yang bisa kita berikan ini sangat bermanfaat bagi orang yang membutuhkan," jelasnya.

Dirinya menjelaskan, sejumlah pegiat medsos ini merupakan bagian dari program Diskominfo dalam menyebar luaskan informasi kepada masyarakat. Sehingga, peran pegiat medsos dinilai sangat penting dalam mendukung program pemerintah yang baik. Tidak hanya itu, medsos juga mampu ikut memerangi berita hoax.

"Kita selalu rutin mengadakan pertemuan. Apa yang menjadi permasalahan selalu menjadi bahan pembahasan. Misalnya soal klitih yang marak beberapa waktu lalu, dan masih banyak lagi," jelasnya.

Dirinya berharap, dengan adanya sinergitas antara pegiat medsos dengan pemerintah ini bisa ikut membangun Klaten. Pasalnya, butuh kerjasama yang baik antara semua pihak untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Terlebih lagi, masing-masing dari pegiat medsos ini selalu rutin mengadakan rehab rumah tidak layak huni.