Korsleting Listrik, Rumah Klasik di Jombor Ludes Terbakar
Peristiwa

Korsleting Listrik, Rumah Klasik di Jombor Ludes Terbakar

Ceper,(klaten.sorot.co)--Sebuah rumah milik Agus Dasanto (60), yang berada di Dukuh Jayan, Desa Jombor, Kecamatan Ceper, hangus dilalap si jago merah, Rabu (12/09/2018) pagi. Sumber kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di gudang penyimpanan barang bagian belakang.

Informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Pada saat kejadian Agus beserta keluarganya berada di ruang depan. Tanpa disadari, tiba-tiba terdengar sejumlah warga berteriak memberitahu bahwa ada kebakaran. Mendapati hal itu, Agus lantas keluar rumah.

"Saat saya keluar ternyata sudah ada kobaran api dari atap rumah saya bagian belakang. Kondisi api sudah cukup besar," ujar pemilik rumah, Agus Dasanto saat ditemui.

Tanpa berpikir panjang, warga langsung berlarian untuk melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Sementara Agus bergegas kembali masuk ke rumah untuk mencoba menyelamatkan beberapa barang berharganya. Namun nahas, kobaran api ternyata sudah merembet ke ruang tengah. 

"Saya panik, karena di dalam rumah juga ada barang berharga. Saat mau masuk ternyata api sudah sangat dekat dengan saya. Akhirnya saya kembali keluar," imbuhnya.

Merasa api semakin besar, sejumlah warga mencoba menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten. Api berhasil dipadamkan beberapa saat kemudian, hanya saja akibat dari kejadian itu empat kamar dan satu ruang tengah ludes dilalap api. Bagian atap roboh, sementara dinding rumah hangus.

Agus mengaku, percikan api diduga berasal dari korsleting listrik di gudang bagian belakang. Gudang berukuran 6 X 6 meter itu selama ini digunakan sebagai tempat menyimpan barang bekas seperti kasur, kain, dan baju-baju yang sudah tidak dipakai. Ruangan itu sudah lama tak digunakan.

Akibat peristiwa ini Agus mengalami kerugian hingga ratusan juta. Pasalnya, selain kamar dan ruang tengah ludes, bangunan rumah milik Agus juga terbilang klasik. Tiang dan sejumlah dinding dari kayu jati berukir turut terbakar. Ditambah lagi surat-surat berharga juga tidak bisa diselamatkan.

"Ada beberapa dinding kayu jati berusia puluhan tahun ikut terbakar, sedangkan surat-surat kelengkapan lain juga hangus karena berada di dalam kamar. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta. Yang pasti tidak ada korban," pungkas dia.