Waspada, Arah Luncuran Material Erupsi Merapi Mengarah ke Klaten
Peristiwa

Waspada, Arah Luncuran Material Erupsi Merapi Mengarah ke Klaten

Klaten,(klaten.sorot.co)--Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta memprediksi arah luncuran material erupsi Gunung Merapi kali ini bakal mengarah ke Kabupaten Klaten dan Sleman. Hal itu menyusul adanya bukaan kawah Gunung Merapi yang mengarah ke sisi selatan tenggara.

Staff Ahli Geologi, BPPTKG Yogyakarta, Dewi Sri mengatakan morfologi puncak Merapi memiliki peranan penting dalam menentukan arah letusan atau luncuran material kedepannya. Dengan adanya bukaan kawah yang mengarah ke sisi selatan tenggara, artinya arah letusan diprediksi juga akan mengikuti bukaan tersebut.

Dari sejarah letusan, morfologi puncak Merapi sangat besar sumbangsihnya terhadap luncuran awan panas atau guguran awan pijar kedepannya. Sebetulnya mulai 2006 lalu letusan sudah mengarah ke sisi selatan tenggara,” ujarnya saat berada di Klaten, Rabu (12/09/2018).

Dia menjelaskan, sisi selatan tenggara Merapi berada tepat mengarah ke Kabupaten Klaten dan Sleman yang berhulu di tiga sungai yakni Sungai Gendol, Woro, dan Opak. Sehingga, pidaknya mengimbau kepada masyarakat yang bermukim di alur sungai itu untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. 

Untuk memetakan daerah yang paling rawan sepertinya masih terlalu dini. Tapi kami tetap meminta kepada warga untuk tetap waspada dalam mensikapi pertumbuhan kubah saat ini,” jelasnya.

Informasi yang diperoleh dari BPPTKG Yogyakarta, pertumbuhan lava Gunung Merapi per 18 Agustus hingga 12 September 2018, volume kubah lava Merapi tercatat 101.000 meter kubik dengan pertmbuhuan 4.300 meter kubik per hari. Dari data itu, fase erupsi bersifat efusif dan posisi kubah masih terbilang stabil.

Apakah nanti ini cukup berbahaya ke arah selatan? Iya, berbahaya. Maka kami berharap diadakan sosialisasi kepada warga disana, agar tidak kaget,” pungkasnya.