Ibu Kritis, Bapak dan Anak Meninggal Dunia, Begini Kronologi Kecelakaan Maut Jalan Pakis
Peristiwa

Ibu Kritis, Bapak dan Anak Meninggal Dunia, Begini Kronologi Kecelakaan Maut Jalan Pakis

Klaten,(klaten.sorot.co)--Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu keluarga di jalan Pakis-Wonosari, Desa Sekaran, Kecamatan Wonosari, Rabu (26/09) malam menyisakan duka mendalam. Akibat kecelakaan tersebut, seorang perempuan kritis, sementara suami dan anaknya meninggal dunia usai ditabrak mobil.

Peristiwa bermula saat sepeda motor jenis Honda Beat yang dikendarai Ibnu Dwi Prasetyo (25), warga Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, berjalan dari arah Wonosari menuju Pakis. Pada saat itu, dia berboncengan dengan istrinya, Deti Widyaningsih (23) dan seorang putrinya yang masih berusia balita.

Pada saat yang sama tepat di belakang Ibnu, berjalan sebuah truk dan mobil jenis Honda Jazz yang dikemudikan, Donie Setyo (41), warga Solo. Ketiga kendaraan itu sempat berjalan beriringan. Namun, setibanya di Dukuh Jerukan, Ibnu menyalukan lampu sein ke kanan. Ia berencana berberlok ke kanan masuk gapura Jerukan.

Tiba-tiba mobil Honda Jazz berusaha mendahului truk dari sisi kanan. Lantaran jarak mobil dengan sepeda motor sudah dekat, keduanya langsung bertabrakan. Akibat kejadian tersebut, Ibnu beserta anak dan istrinya sempat terpental dari atas sepeda motor dan terseret hampir 50 meter.

Setelah kita lakukan olah TKP, motor rencananya mau berbelok ke gang di sisi kanan, kemudian mobil Honda Jazz nyalip truk dari sisi kanan. Karena dekat akhirnya mobil itu nabrak dari belakang,” ujar Kanit Laka Polres Klaten, Ipda Adhi Prasidya mewakili Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, Kamis (27/09/2018).

Akibatnya, lanjut Adhi, ketiga orang yang berada di atas motor sempat terseret sekitar 50 meter. Kondisi Ibnu mengalami luka parah pada bagian kepala, ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara istri dan anaknya dilarikan ke PKU Muhammadiyah Delanggu guna perawatan intensif. 

Pada saat kejadian, yang mengemudi motor meninggal dunia. Sedangkan istri dan anaknya sempat dibawa ke rumah sakit. Sampai saat ini, ada berita bahwa yang anaknya meninggal dunia, untuk ibunya masih dirawat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas PKU Muhammadiyah Delanggu, Diniyah Lestari, membenarkan adanya korban kecelakaan yang dibawa ke PKU. Setibanya di PKU pada Rabu malam, keduanya masih sadar dan langsung mendapat perawatan. Namun tak lama kemudian korban balita dirujuk ke RSUD dr. Moewardi, Solo.

Untuk anak, tadi malam dirujuk ke Solo karena kondisinya tidak memungkinkan dirawat disini. Sedangkan kondisi ibu masih dirawat disini,” kata dia saat dikonfirmasi.