Pergantian Anggota BPD Dibuka Awal Oktober
Pemerintahan

Pergantian Anggota BPD Dibuka Awal Oktober

Klaten,(klaten.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mulai mempersiapkan tahapan pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada awal bulan Oktober 2018. Hal itu menyusul habisnya masa tugas anggota BPD di 391 desa yang ada di Kabupaten Klaten pada tahun ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten, Jaka Purwanto mengatakan tahapan pengisian anggota BPD dimulai awal bulan Oktober dengan pembentukan panitia di tingkat desa. Nantinya, seluruh proses pengisian calon anggota dilakukan dengan cara musyawarah.

"Pemkab hanya membuat jadwal saja, sementara untuk tahapan dilakukan melalui musyawarah kemudian dirumuskan oleh panitia. Selanjutnya desa mengusulkan ke camat," ujarnya Rabu (03/10/2018).

Dijelaskan tahapan pemilihan anggota BPD diawali dengan musyawarah di tingkat rukun warga (RW), masing-masing RW mengusulkan dua nama calon BPD. Dua nama tersebut kemudian diusulkan ke tingkat dusun untuk kembali dimusyawarahkan. Setiap dusun memiliki kuota calon yang berbeda. 

Penentuan kuota calon anggota BPD di tingkat dusun ditentukan oleh panitia pemilihan BPD di tingkat desa. Oleh panitia, kemudian merumuskan calon anggota BPD untuk ditetapkan. Selanjutnya hasil penetapan diusulkan ke bupati melalui camat. Ditargetkan, BPD terpilih segera dilantik Desember 2018.

"Kemudian akan keluar SK Bupati untuk pengangkatan anggota BPD. Setiap desa setidaknya ada lima hingga sembilan anggota BPD," imbuhnya.

Disampaikan, untuk persyaratan calon anggota BPD minimal pendidikan terakhir SMP, usia minimal 20 tahun, dan harus tinggal di desa setempat. Aturan lain yakni untuk anggota dan pengurus partai politik (parpol) tidak diperbolehkan, selain itu perangkat desa dan kepala desa juga dilarang merangkap sebagai BPD.