Helikopter Bermasalah, Kapolda dan Pangdam Batal Pimpin Apel 3 Pilar Klaten
Peristiwa

Helikopter Bermasalah, Kapolda dan Pangdam Batal Pimpin Apel 3 Pilar Klaten

Klaten,(klaten.sorot.co)--Apel tiga pilar di Kabupaten Klaten yang rencananya dipimpin oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono dan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen Wuryanto, Rabu (03/10/2018) terpaksa ditunda. Hal itu menyusul adanya gangguan pada sarana transportasi saat perjalanan menuju Klaten.

Sesuai jadwal, Kapolda dan Pangdam beserta rombongan dari provinsi bakal bertolak ke Kabupaten Klaten untuk memimpin apel tiga pilar di gedung RSPD. Pemberangkatan dilakukan dari Kabupaten Purworejo menggunakan helikopter, dengan rencana pendaratan di landasan helipad dadakan Stadion Trikoyo Klaten.

Namun, rencana pemberangkatan melalui jalur udara tersebut gagal dilaksanakan pada hari ini. Informasi yang diperoleh, helikopter yang ditunggangi oleh rombongan mengalami gangguan pada saat perjalanan. Alhasil, helikopter akhirnya kembali lagi ke Purworejo lantaran dinilai sudah tidak memungkinkan. 

"Sebetulnya tadi Pak Kapolda bersama Pangdam sudah take off, penerbangan sudah berlangsung 10 menit. Namun rombongan kembali lagi ke tempat semula karena ada gangguan," ujar Kapolres Klaten AKBP, Juli Agung Pramono kepada peserta apel 3 pilar.

Sebelum dikabarkan ada gangguan, sejumlah aparat dari TNI dan Polri sudah berkumpul di Stadion Trikoyo. Tak hanya itu, jajaran Forkompinda Klaten juga nampak hadir untuk menyambut kedatangan rombongan. Sementara di gedung RSPD, ratusan peserta apel dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kades dan Lurah sudah menanti. 

Usai mendapat kabar gagalnya apel 3 pilar pada hari ini, seluruh jajaran Forkompinda lantas menuju ke gedung RSPD untuk menyampaikan hal itu. Dihadapan ratusan peserta apel, Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono dan Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Eko Setyawan menyampaikan permintaan maaf.

"Kami ucapkan permintaan maaf. Perjalanan rencananya akan dilanjut melalui jalur darat. Tapi jarak tempuh dari Purworejo cukup panjang, akhirnya untuk apel 3 pilar ini di jadwalkan ulang. Karena beliau ingin kegiatan dilaksanakan dengan kondusif. Nanti Klaten akan menjadi prioritas," imbuhnya.

Berdasarkan pantauan dilokasi, permohonan maaf atas ditundanya apel 3 pilar dapat diterima oleh seluruh peserta apel, satu persatu peserta beranjak meninggalkan gedung RSPD Klaten dengan kondusif. Usai semua peserta kembali, jajaran Forkompinda lantas ikut menyusul meninggalkan lokasi apel 3 pilar.