Syukuran HUT TNI, Kodim Klaten Gelar Pentas Wayang Kulit
Budaya

Syukuran HUT TNI, Kodim Klaten Gelar Pentas Wayang Kulit

Klaten,(klaten.sorot.co)--Tepat pada tanggal 5 Oktober ditandai sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Beragam kegiatan pun dilaksanakan oleh seluruh prajurit dari berbagai penjuru untuk menyambut usia TNI yang sudah mencapai 73 tahun ini. Sama halnya dengan prajurit TNI di Kodim 0723/Klaten.

Sebagai wujud syukur atas usia TNI yang sudah lebih dari setengah abad ini, Kodim Klaten memiliki cara tersendiri untuk memeriahkan hari bersejarahnya. Mereka menggelar pentas budaya wayang kulit semalam suntuk, pada Jumat (05/10) malam. Pentas budaya diadakan di depan Makodim setempat atau di Jalan Pemuda.

Dandim 0723/Klaten, Letkol Inf Eko Setyawan menyampaikan pagelaran wayang kulit menjadi salah satu wujud syukur atas kinerja prajurit TNI selama ini. Selain bertugas untuk menjaga keamanan negara, TNI juga terus terlibat dalam berbagai kegiatan sosial atas terjadinya gejolak alam yang menimpa akhir-akhir ini.

"Ini adalah syukuran, dimana di usia TNI yang sudah mencapai 73 tahun ini terus berjuang untuk bangsa. Pada intinya kita harus bersyukur bahwa TNI mendapat usia yang panjang," ujarnya di sela-sela pentas wayang kulit, Jumat malam.

Pentas wayang kulit kali ini disutradarai oleh dalang Ki Warseno Slank. Lakon yang dibawakan adalah Prawiro Kusuma Bangsa, yakni sebuah cerita wayang yang menggambarkan lahirnya tokoh wayang Werkudara. Menurut, Eko, lakon yang dibawakan ini diharapkan mampu diambil hikmahnya oleh seluruh prajurit TNI dan masyarakat. 

"Kisahnya menceritakan lahirnya Werkudara. Ini penting, karena selain untuk memperingati HUT TNI, pentas wayang juga sebagai upaya nguri-uri budaya Indonesia. Agar budaya di sini bisa terus dikembangkan oleh generasi penerus," kata dia.

Eko mengaku, dipilihnya pentas wayang sebagai wujud syukur HUT TNI merupakan inisiatif yang ia impikan sebelumnya. Sebab, terakhir kali Kodim Klaten mengadakan pentas wayang kulit dilakukan pada tahun 1997 silam. Padahal, lanjut Eko, Klaten merupakan salah satu daerah yang melahirkan banyak dalang wayang.

"Dari terakhir kali digelar wayang sampai sekarang itu sudah berapa tahun? Maka saya berkeinginan pentas wayang ini kembali kita angkat. Harapannya jika setiap tahun ada kegiatan ya kita hibur masyarakat dengan wayang," kata dia.

Lebih lanjut disampaikan, di usia TNI yang semakin bertambah ini pihaknya berharap seluruh prajurit TNI di penjuru Indonesia bisa semakin dekat dengan masyarakat serta diberi kekuatan untuk menjaga keamanan bangsa. Hal itu sesuai tema ulang tahun yang diangkat tahun ini yakni Profesionalisme TNI untuk Rakyat.