Formasi Dokter Spesialis Sepi Peminat CPNS
Pemerintahan

Formasi Dokter Spesialis Sepi Peminat CPNS

Klaten,(klaten.sorot.co)--Jumlah pelamar untuk dokter spesialis dalam formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten sampai saat ini masih sepi. Disisi lain, tenaga pendidik menjadi salah satu formasi yang paling ramai diminati oleh pelamar.

Pemkab Klaten mendapat kuota CPNS sebanyak 709 formasi. Jumlah itu terdiri dari kuota umum dan khusus, untuk kuota umum meliputi tenaga pendidik, kesehatan dan teknis. Sementara untuk kuota khusus meliputi tenaga honorer K2, tenaga dengan lulusan terbaik (cumlaude), dan disabilitas.

Data yang diperoleh, saat ini sudah ada sekitar 1.400 pelamar. Hanya saja, jumlah pelamar masih didominasi oleh guru. Dari kuota guru yakni 424 formasi, kini sudah ada 380 pelamar. Sementara untuk pelamar paling rendah berasal dari dokter spesialis. Sampai saat ini baru ada 1 pelamar dari 18 formasi yang ada.

"Untuk dokter spesialis memang masih sulit. Dari 18 formasi kini baru ada satu pelamar. Sedangkan untuk formasi lainnya rata-rata sudah terisi," ujar Kabid Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Pegawai, BKPPD Klaten, Rijana, Rabu (10/10/2018).

Dikatakan, ada banyak faktor yang menyebabkan formasi dokter spesialis masih sepi, diantaranya adalah terkendala batasan usia maksimal 35 tahun untuk pelamar CPNS. Sebab, menurutnya kebanyakan dokter yang sudah masuk kategori spesial sudah lebih dari usia itu.  

"Namun ada juga yang lebih memilih menjadi dokter spesialis di rumah sakit swasta. Jadi pelamarnya tidak sebanyak formasi guru," jelas dia.

Sementara itu, Kepala BKPPD Klaten, Surti Hartini meminta kepada pelamar agar lebih teliti dan membaca detail syarat dalam memasukkan berkas pendaftaran ke website. Pasalnya, kesalahan yang berkaitan dengan administrasi pendaftaran bisa menggugurkan kepesertaan tes CPNS.

"Pendaftaran masih diperpanjang sampai 15 Oktober, jadi masih ada kesempatan untuk mengisi formasi itu. Yang pasti teliti terlebih dahulu sebelum memasukkan data, dibaca secara seksaam dan ikuti semua persyaratan," pungkas dia.