Mohon Restu, Prabowo Subianto Kunjungi Ponpes Daarul Quran Klaten
Peristiwa

Mohon Restu, Prabowo Subianto Kunjungi Ponpes Daarul Quran Klaten

Karangnongko,(klaten.sorot.co)--Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke pondok pesantren (Ponpes) Daarul Quran Salafiah, Desa Demak Ijo, Kecamatan Karangnongko, Selasa (30/10/2018) siang. Dalam kunjungannya, Prabowo ingin memohon doa restu kepada tokoh agama.

Dalam kunjungannya, Prabowo didampingi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan, mantan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dan sejumlah tokoh lainnya. Dengan mengenakan kemeja berwarna krem, Prabowo tiba di ponpes disambut oleh para santri dan masyarakat.

"Pada intinya saya ingin silaturahmi, ingin sowan. Minta restu kepada tokoh agama dan masyarakat. Saya bukan minta dukungan dalam Pilpres 2019 mendatang," kata Prabowo.

Lebih lanjut disampaikan, kedatangannya dalam kegiatan ini bukan untuk meminta dukungan kepada ulama, melainkan memohon restu. Menurut Prabowo, ulama ataupun ponpes bukan tempat untuk politik praktis. Namun demikian, Prabowo mengaku dirinya memiliki hak untuk dekat kepada semua ulama. 

"Dari dulu saya ini prajurit, tentara ya dekat sama ulama, tentara ya dekat sama kyai. Karena tentara itu sudah siap menghadap maut demi negara. Sehingga kalau sudah siap mati yang harus cari kiai, minta doa," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga mengaku bahwa Islam adalah agama yang sejuk. Ajaran yang memberi keselamatan bagi alam semesta dan seluruh bangsa di dunia. Menurut Prabowo, sesama umat muslim harus tetap damai, rukun dan bersahabat. Hal itu sesuai dengan ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin.

"Kita beragama harus saling menghormati, saling membantu meskipun berbeda-beda suku maupun agama. Karena kita adalah Indonesia. Jika ada anggota saya yang merusak tatanan itu, saya sendiri yang akan bertindak," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Daarul Qur'an Salafiah, Syahri menyatakan dengan kehadiran Prabowo ke ponpes kali ini diharapkan dapat menjadi semangat dan berkah tersendiri. Pihaknya juga mengaku bahwa siapapun berhak datang ke ponpes Daarul Qur'an untuk bersilaturahmi, tidak ada perbedaan.