Bupati Gandeng Lembaga Survei untuk Pantau Kinerja Anak Buah
Pemerintahan

Bupati Gandeng Lembaga Survei untuk Pantau Kinerja Anak Buah

Klaten,(klaten.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggandeng tim lembaga survei dari perguruan tinggi untuk memantau kinerja masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Melalui lembaga survei ini, kepala daerah bisa melihat seperti apa pelayanan yang diterapkan pegawainya kepada masyarakat.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan program dari lembaga survei sudah berjalan perdana sejak pertengahan tahun 2018. Setiap OPD akan diketahui mana saja yang paling sering mendapat keluhan dari masyarakat. Terutama sejumlah OPD yang berhubungan langsung dengan masyarakat dalam hal pelayanan.

"Kita maksimalkan semuanya sehingga perlu menggandeng pihak ketiga yakni lembaga survey. Sisi mana yang bagus dan dimana OPD yang lemah dalam hal pelayanan kepada masyarakat," ujarnya Selasa (30/10).

Hasil survei perdana saat ini masih ada beberapa OPD yang menuai keluhan, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas kesehatan, hingga RSD Bagas Waras Klaten. Rata-rata pelayanan yang dikeluhkan oleh masyarakat masih berkisar pada kurang maksimalnya pegawai yang bertugas. 

Misalnya di bidang kesehatan, lanjut Mulyani, banyak masyarakat yang mengeluh kemasan obat yang disajikan kepada pasien masih menggunakan plastik, bukan dibungkus oleh tablet. Sementara di RSD Bagas Waras, keluhan yang dilontarkan adalah kurang ramahnya petugas medis yang menangani pasien.

"Masyarakat lebih menyukai jika obat dikemas secara khusus bukan sekedar plastik. Di RSD juga ada catatan,  para petugas kurang banyak memberikan senyum kepada pasien," imbuh dia.

Tak hanya itu, layanan administrasi kependudukan di Klaten juga cukup menjadi sorotan. Selain antrian blangko e-KTP yang panjang, salah satu sorotan penting adalah adanya dugaan calo yang beredar di kalangan masyarakat. Hal serupa terkuak saat adanya aduan dari seorang mahasiswa kepada pemerintah beberapa waktu lalu.

"Nah, hal-hal yang menjadi keluhan masyarakat bisa kita ketahui. Nanti langsung ditindak lanjuti," urai dia.

Nantinya, hasil dari lembaga survei akan diserahkan kepada masing-masing OPD agar menjadi peringatan dan pembelajaran. Diharapkan dengan adanya program ini, pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal. Harapannya dapat mendorong OPD untuk segera memperbaikan apa yang menjadi kelemahan.