Keluarga Korban Pesawat Jatuh Dikunjungi Bupati Sri
Pemerintahan

Keluarga Korban Pesawat Jatuh Dikunjungi Bupati Sri

Trucuk,(klaten.sorot.co)--Bupati Klaten, Sri Mulyani mengunjungi keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Dukuh Geneng, Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Rabu (31/10/2018). Dalam kunjungannya, Mulyani ditemani sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.

Mulyani bersama rombongan mendatangi kediaman keluarga Wahyu Susilo, salah satu penumpang pesawat Lion Air yang turut menjadi korban. Rombongan tiba di rumah dan disambut oleh sang istri, Isti Khasanah serta keluarga lainnya. Suasana duka masih sangat terasa di kediaman korban.

Pada momen tersebut, Mulyani sempat berbincang dengan Isti dan keluarga lainnya. Tak lupa Mulyani bersama rombongan juga menyampaikan rasa duka dan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa suami Esti.

Kami serombongan yang pertama ingin silaturahmi, dan yang kedua turut prihatin atas musibah pesawat yang didalamnya ada salah satu warga Klaten. Suaminya Mbak Isti,” kata Mulyani usai mengunjungi kediaman korban.

Lebih lanjut Mulyani mengaku, atas terjadinya tragedi itu pihak keluarga diharapkan dapat diberi kekuatan dan ketabahan. Sembari menunggu kondisi korban, lanjut Mulyani, hanya doa dan semangat yang harus dilakukan oleh pihak keluarga saat ini. 

Semoga ada keajaiban dari Allah. Tapi kalau memang sudah dikehendaki, kami dari pemerintah derek bela sungkawa. Semoga apa yang menjadi cita-cita mbak Isti dan suami bisa dilanjutkan terus,” imbuhnya.

Terlebih lagi, saat ini Isti juga sedang hamil anak keduanya dengan usia kandungan sekitar 7 minggu. Sehingga, Mulyani meminta agar kondisi kandungan terus dijaga. Sebab, usia kandungannya masih muda dan perlu perhatian sebaik mungkin.

Kami juga memberikan sedkit tali asih sebagai tanda tresno kepada keluarga korban. Semoga bisa tambah semangat dan adem,” ujarnya.

Sementara itu, adik ipar korban, Wirawan Andiyanto (26) mengaku saat ini pihaknya sudah mengirimkan data pendukung milik korban ke Jakarta. Hal itu dimaksudkan untuk membantu proses identifikasi yang dilakukan oleh petugas. Mengingat sampai saat ini kondisi Wahyu belum diketahui.

Keluarga sudah ada yang ke Jakarta. Foto dan sidik jari dari mas Wahyu sudah dikirmkan kesana agar kita segera tahu bagaimana kondisinya,” kata dia.