Begini Sakralnya Upacara Piodalan Pura Pucang Sari Ceper
Budaya

Begini Sakralnya Upacara Piodalan Pura Pucang Sari Ceper

Ceper,(klaten.sorot.co)--Umat Hindu di Desa Srebegan, Kecamatan Ceper mengadakan upacara Piodalan di Pura Pucang Sari, Sabtu (03/11) petang. Dalam upacara tahun ini, makna yang diangkat adalah semangat gotong royong dan rasa saling membantu antar umat.

Upacara Piodalan merupakan salah satu bentuk upacara untuk memperingati hari lahir bangunan suci. Upacara ini diadakan setiap tahun sekali berdasarkan perhitungan wuku yang merujuk pada kalender atau penanggalan jatuhnya setiap 6 bulan atau 210 hari sekali.

"Ini adalah upacara piodalan Pura. Bagi kami, Pura ini adalah rumah, maka harus kita bersihkan. Secara rohani dibersihkan dengan upacara, jika secara jasmani ya dibersihkan rutin bangunannya," ujar Pemangku Pura Pucang Sari, Suwardi.

Lebih lanjut disampaikan, adapun rangkaian upacara ini mulai dari upacara pemujaan tirta, mecaru, biakala, dan masih banyak lagi. Nantinya secara simbolis umat Hindu juga akan dibasuh dengan air suci. Tiga kali basuhan untuk kening, tiga kali diminum dan sekali untuk membasuh wajah. 

"Nanti juga akan memberi sesaji di beberapa lokasi. Kami tidak menyembah kepada yang diberi sesaji, tapi menghormati. Jadi Hindu itu menghormati, entah alam, binatang dan lebih-lebih manusia. Karena kita itu bareng-bareng hidup," jelasnya.

Dalam upacara ini, umat Hindu yang diundang mencapai 600 orang tersebar di Kabupaten Klaten. Sementara, total umat di Pura Pucang Sari ada 200 orang, mereka tidak hanya berasal dari warga setempat melainkan hingga wilayah tetangga. Pasalnya, Pura Pucang Sari merupakan satu-satunya pura di Ceper.

Sementara itu salah satu umat Hindu dari warga setempat, Pinandita Bima Mahendra menuturkan bahwa melalui tradisi ini diharapkan mampu mengangkat semangat gotong royong dan kebersamaan antar umat. Secara rohani apabila Pura ini bersih maka jiwa-jiwa umat juga akan bersih.

"Yang paling unik dari sisi konsumsi ini dibawa sendiri oleh umat, jadi di pura tidak menyediakan. Nanti snack diambil mandiri oleh para tamu, jadi ini yang unik," pungkas dia.