UMK Klaten 2019 Diusulkan Naik Menjadi Rp 1,7 Juta
Ekonomi

UMK Klaten 2019 Diusulkan Naik Menjadi Rp 1,7 Juta

Klaten,(klaten.sorot.co)--Dewan Pengupahan Klaten menyepakati usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2019 senilai Rp 1.795.061. Nominal yang diusulkan tersebut lebih besar jika dibanding dengan UMK 2018 senilai Rp 1.661.632.

Usulan tersebut disepakati Dewan Pengupahan pada 23 Oktober 2018 lalu. Dalam rapat tersebut dihadari oleh Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI),  Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Universitas Widya Dharma, dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Klaten.

Kasi Hubungan Industrial dan Ketenagakerjaan, Disperinaker Klaten, Budi Wardani mengatakan usulan UMK Klaten 2019 mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Formulasinya adalah berdasarkan laju inflasi dan produk domestik bruto.

PP 78 tahun 2015 itu kan berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi bruto. Itu pertambahannya ada 8,03 persen, jadi setelah kita hitung munculnya sebesar Rp 1.795.061,43. Oleh Dewan Pengupahan sudah tercapain kata sepakat,” ujarnya, Senin (05/11/2018).

Dari hasil nominal yang disepakati itu, Dewan Pengupahan telah mengajukan usulan rekomendasi kepada Bupati Klaten untuk diajukan kepada Gubernur Jawa Tengah. Dalam usulan tersebut paling lambat diserahkan kepada Gubernur tanggal 5 November 2018. 

Untuk saat ini sudah ada di meja bupati. Jadi kita mohon rekomendasi untuk usulan itu, dengan harapan disetujui. Kemudian dibawa ke gubernur, karena untuk UMK itu berdasarkan SK dari gubernur,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Disperinaker Klaten, Sartiyasto menjelaskan penetapan UMK 2019 di Jawa Tengah rencananya akan dilakukan pada pekan ketiga bulan November. Pada prinsipnya, kabupaten mengusulkan ke provinsi kemudian dari provinsi yang menetapkan.

Mau ditetapkan berapa itu menjadi kewenangan provinsi. Yang pasti dari kami hanya mengusulkan UMK itu,” pungkas dia.