Perusahaan yang Tak Setuju Usulan UMK Boleh Ajukan Keberatan
Peristiwa

Perusahaan yang Tak Setuju Usulan UMK Boleh Ajukan Keberatan

Klaten,(klaten.sorot,co)--Perusahaan yang tidak setuju dengan usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Klaten 2019 dipersilahkan mengajukan keberatan. Sebelumnya, Dewan Pengupahan Klaten telah menyepakati usulan UMK 2019 senilai Rp 1.795.061.

Kasi Hubungan Industrial dan Ketenagakerjaan, Disperinaker Klaten, Budi Wardani mengatakan pengajuan keberatan dari perusahaan boleh disampaikan setelah ada penetapan UMK. Pengajuaan tersebut harus disampaikan kepada Gubernur Jawa Tangah.

UMK itu berdasarkan SK dari gubernur. Perusahaan bisa mengajukan keberatan (jika tidak setuju) satu bulan setelah ada penetapan,” ujarnya, Senin (05/11/2018).

Sementara itu, total perusahaan yang ada di Kabupaten Klaten saat ini tercatat mencapai 830 perusahaaan. Jumlah tersebut terbagai dalam kategori perusahaan besar dan kecil. Sedangkan untuk jumlah karyawan di perusahaan Klaten kurang lebih 38.000 orang. 

Menurutnya, usulan UMK 2019 ini sudah sesuai dengan aturan yang ada. Usulan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 78 tahun 2015 tentang Pengupahan dengan formula laju inflasi dan produk domestik bruto. Naik 8,03% dari UMK tahun ini senilai Rp 1.661.632.

Kalau dilihat dari Soloraya, Klaten berada diurutan ketiga. Yang urutan pertama itu Solo,” kata dia.

Seperti yang diketahui, usulan tersebut disepakati Dewan Pengupahan pada 23 Oktober 2018 lalu. Dalam rapat itu dihadari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Universitas Widya Dharma, dan Disperinaker Klaten.