Beri Hak Partisipasi, Klaten Perlu Bentuk Forum Anak Desa
Sosial

Beri Hak Partisipasi, Klaten Perlu Bentuk Forum Anak Desa

Kebonarum,(klaten.sorot.co)--Pemerintah Desa di Kabupaten Klaten dianggap perlu membentuk forum anak desa. Hal itu dilakukan guna memberikan ruang bagi anak agar bisa menyampaikan pendapatnya dalam berbagai hal. Termasuk keterlibatan mereka dalam pembangunan desa.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Klaten, Akhmad Syakur. Menurutnya, generasi milenia saat ini lebih memiliki pemahaman yang berbeda dibanding dengan anak zaman dahulu. Sehingga perlu dibuatkan wadah melalui forum anak desa agar inspirasinya terserap.

"Selama ini masih ada anggapan bahwa orang tua merasa lebih paham jika dibandingkan anak, karena mereka mengaku pernah jadi anak. Padahal yang mengerti anak adalah ya anak itu sendiri," ujarnya, Selasa (06/11/2018).

Dia mengakui anak-anak usia kurang dari 18 tahun memang masih belum paham dengan peran mereka sebagai anak. Artinya, melalui forum anak desa ini jati diri mereka bisa terbentuk. Mengingat dalam forum ini nanti akan ada penguatan-penguatan kapasitas dari berbagai pihak kepada anak. 

"Jadi tidak hanya bentuk wadahnya saja, tapi juga penguatan. Nantinya kita beri pemahaman bagaimana menyampaikan pendapat, bagaimana anak itu mengusulkan keinginannya," kata dia.

Lebih lanjut disampaikan, program tersebut merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan empat hak dasar anak. Meliputi hak hidup, hak belajar, hak tumbuh kembang dan hak partisipasi. Hak-hak tersebut perlu dipenuhi untuk mewujudkan kesejahteraan anak agar lebih layak kedepannya.

Diharapkan, dengan adanya forum anak desa ini aspirasi mereka bisa didengar oleh pemerintah desa. Salah satu sasarannya melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Dalam kegiatan itu bisa melibatkan anak desa setempat dengan usia 15-18 tahun.

"Hak-hak anak itu sebetulnya sudah diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. Partisipasi anak dalam pembangunan itu mutlak, cuma implementasi ke bawah masih belum mulus," jelasnya.

Tercatat, dari 391 desa di Kabupaten Klaten baru terbentuk sekitar 20 forum anak desa. Terutama di 13 desa yang sudah menyatakan diri sebagai desa layak anak kepada Pemerintah Kabupaten Klaten. Artinya, desa yang belum memiliki forum anak desa masih belum menyebar.