Bengkel Vulkanisir Kebakaran, Ratusan Ban Bekas Hangus
Peristiwa

Bengkel Vulkanisir Kebakaran, Ratusan Ban Bekas Hangus

Trucuk,(klaten.sorot.co)--Kebakaran terjadi pada sebuah bengkel vulkanisir ban Ragil Jaya yang berada di tepi Jalan Pedan-Cewas, Dukuh Sokobaru, Desa Pundungsari, Kecamatan Trucuk, Selasa (06/11/2018). Meski tak ada korban jiwa, namun sebanyak 300 tumpukan ban bekas hangus dilalap api.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Bermula saat salah seorang warga sedang membakar sampah. Tak berselang lama, tiba-tiba api merembet hingga mengenai tumpukan ban bekas yang berjarak 100 meter. Diduga saat membakar sampah, api tidak dijaga. Sementara kondisi angin cukup kencang.

Awalnya ada yang bakar sampah. Tiba-tiba api merembet ke tumpukan ban bekas yang ada di depan rumah saya. Saat itu memang ada angin kuncup kencang,” ujar pemilik bengkel vulkanisir ban Ragil Jaya, Ny Adiyanto (41), Selasa siang.

Mendapati api sudah melahap sebagian ban bekas yang layak jual miliknya, warga langsung berdatangan untuk melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, usaga tersebut tidak membuat api cepat padam. Warga lantas menghubungi petugas Damkar Klaten. 

Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian. Akibat peristiwa itu sebanyak 300 ban bekas layak jual hangus. Sementara satu kabel listrik PLN yang melintang di atas halaman turut terbakar. Beruntung api cepat dipadamkan sebelum merembet ke sejumlah rumah warga lainnya.

Total kerugian kurang lebih Rp 10 juta. Yang terbakar hanya ban, tidak mengenai rumah atau bangunan. Karena tumpukan ban itu ada diluar rumah,” kata dia.

Sementara itu, salah satu petugas PLN, Khoirul menjelaskan ada satu kabel PLN yang sempat terbakar. Akibatnya, sejumlah wilayah sempat mengalami pemadaman listrik hingga ke Kecamatan Bayat. Untuk saat ini pihaknya masih melakukan pemulihan arus listrik.

Tadi sampai wilayah Bayat listrik padam. Akhirnya kita putus dulu dan kita sambung ke listrik lain, agar yang padam tidak meluas. Saat ini proses sudah selesai dan tinggal mengembalikan aliran listrik,” pungkas dia.