Bawaslu Klaten Temukan Dugaan Pelanggaran ASN dan Kepala Desa
Politik

Bawaslu Klaten Temukan Dugaan Pelanggaran ASN dan Kepala Desa

Klaten,(klaten.sorot.co)--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Klaten menemukan adanya dugaan pelanggaran yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN), Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa, selama masa kampanye di tahun 2018 lalu. Rata-rata, bentuk dugaan pelanggarannya berupa administrasi.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrohman. Menurutnya, selama tiga bulan terakhir ini sudah ada 1 ASN, 2 Kades, dan 7 perangkat desa yang diduga melakukan pelanggaran kampanye. Sebagain sudah ada yang diproses, sedangkan sebagian pelanggaran masih tahap penanganan dari Bawaslu Klaten.

Untuk ASN dan Kades sudah masuk ke Gakkumdu. Sementara untuk perangkat desa masih tahap dugaan ada 7, tapi itu kecamatannya berbeda-beda,” kata Arif, Jumat (04/01/2019).

Dijelaskan, bentuk pelanggaran mereka rata-rata terlibat langsung dalam kegiatan kampanye. Untuk tindak lanjutnya, lanjut Arif, pihaknya sudah mengirimkan surat rekomendasi kepada Camat hingga Bupati Klaten. Sementara untuk ASN, surat rekomendasi sudah diserahkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). 

Langkah kami sudah kirim ke atasan, seperti Bupati, Camat, Inspektorat, maupun dinas terkait. Kami berharap ada tindak lanjut agar ini bisa menjadi pelajaran,” jelasnya.

Selain pelanggaran netralitas, Bawaslu juga menindak pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK). Hingga tutup tahun 2018 lalu, sudah ada 3.404 APK yang ditertibkan. Dari jumlah itu kebanyakan adalah bendera dengan jumlah sekitar 1.111 unit dan banner sebanyak 714 unit serta poster sebanyak 446 unit.

Memasuki tahapan kampanye di tahun ini kita akan meningkatkan pengawasan, baik di tingkat kabupaten mapun kecamatan. Kami minta kepada panwascam agar terus memantau semua kegiatan yang dipenuhi banyak orang,” pungkasnya.