Puncak Musim Hujan Diprediksi Januari, Klaten Waspada Angin Ribut
Peristiwa

Puncak Musim Hujan Diprediksi Januari, Klaten Waspada Angin Ribut

Klaten, (klaten.sorot.co)--Angin ribut menjadi salah satu bencana yang sedang diwaspadai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten. Hal itu dilakukan menyusul prediksi dari BMKG yang menyatakan puncak musim hujan bakal terjadi pada Januari hingga Februari.

Kepala Pelakasana BPBD Klaten, Bambang Giyanto mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG, awal musim hujan berlangsung pada dasarnya kedua atau bulan Desember 2018. Sementara untuk puncaknya diprediksi terjadi pada tahun ini tepatnya bulan Januari hingga Februari.

"Angin ribut sudah diprediksi BMKG memang rentetan dari musim penghujan. Jadi hujan ini katanya akan berdampak pada itu (angin) dan saat ini benar mulai terjadi," kata Bambang, Sabtu (05/01/2018).

Disampaikan, prediksi tersebut perlu menjadi perhatian semua pihak. Terbukti memasuki awal bulan Januari sudah ada beberapa laporan dampak dari angin ribut. Laporan pertama terjadi pada malam pergantian tahun yang mengakibatkan sebuah pohon besar di Umbul Susuhan roboh. 

Tak selang lama, lanjut Bambang, laporan kedua terjadi di Kecamatan Pedan. Akibatnya cukup besar lantaran sempat memporak-porandakan pasar tradisional. Meski tak ada korban jiwa dari kedua peristiwa itu, namun hal ini membuktikan bahwa semua harus waspada.

"Pada tahun 2018 juga sangat banyak mencapai 95 kejadian. Dan itu hampir semua titik ada. Laporan yang masuk pasti juga angin ribut," imbuhnya.

Berkaca dari prediksi BMKG tersebut, BPBD Klaten mulai meningkatkan kewaspadaan. Terutama menjalin komunikasi secara intensif terhadap seluruh relawan di masing-masing wilayah. Selain itu, pihaknya kini juga telah membuka posko siaga yang siap melayani 24 jam.

"Kita telah membuat posko untuk dampak musim hujan terutama banjir dan tanah longsor yang on call 24 jam. Tidak hanya itu, untuk memantau banjir di aliran sungai, beberapa juga telah kita lengkapi CCTV," pungkasnya.