Diduga Bunuh Diri, Pemuda Tewas Tertabrak Kereta Api
Peristiwa

Diduga Bunuh Diri, Pemuda Tewas Tertabrak Kereta Api

Prambanan, (klaten.sorot.co)--Romulus Wahyu Bagas (22), warga Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman ditemukan tewas di perlintasan kereta api Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kamis (10/01/2019). Diduga, pemuda itu tewas bunuh diri dengan menabrakkan diri.

Salah seorang warga setempat, Herman (33) menceritakan sekitar pukul 07.00 WIB ia sempat melihat pemuda itu duduk di tepi jalan tepatnya di samping pasar hewan. Pada saat itu, Herman sempat curiga lantaran pemuda itu menunjukkan gelagat aneh, terutama saat melihat orang lewat.

"Tadi pagi saya mau buka toko, lihat pemuda yang tidak saya kenal duduk di dekat jalan. Posisi jalan berseberangan dengan perlintasan kereta api," kata dia, Kamis siang.

Sesaat kemudian, Herman tidak terlalu mempedulikan pemuda itu dan kemudian meninggalkannya untuk melanjutkan aktivitas. Namun, tak berselang lama saat Herman keluar dari toko untuk memastikan kendaraan, pemuda itu sudah tidak terlihat lagi keberadaannya. 

"Saat saya keluar, hanya melihat ada kaos yang dikenakan oleh pemuda tadi. Saat saya lihat ada banyak orang di perlintasan kereta api, dan ternyata itu pemuda yang duduk di sini tadi," kata dia.

Dari cerita yang diterima, saat Herman masuk ke toko, pemuda itu lari menyeberangi jalan menuju perlintasan. Di saat bersamaan, kereta api Joglosemarkerto melaju dari arah Solo menuju Jogja. Diduga, pemuda itu sengaja menabrakkan dirinya saat kereta melintas.

"Kemungkinan bunuh diri, karena saat ada kereta ia justru berlari mendekati. Dan langsung tertabrak hingga terseret sejauh 300 meter," imbuh dia.

Sementara itu, Kapolsek Prambanan, AKP Mujiana membenarkan peristiwa tersebut. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pria itu sengaja berlari mendekati kereta api saat melintas. Korban lantas tewas seketika dengan luka cukup parah di sekujur tubuhnya.

"Saat ada kereta lewat, ia berlari mendekati dan meninggal dunia. Kemudian kita bawa ke rumah sakit untuk memastikan penyebab kematiannya. Sekarang sudah dibawa ke rumah duka," pungkas dia.