Tahap Kedua, Pembangunan Gedung Pertemuan Klaten Digelontor Rp 18,5 Miliar
Ekonomi

Tahap Kedua, Pembangunan Gedung Pertemuan Klaten Digelontor Rp 18,5 Miliar

Klaten,(klaten.sorot.co)--Proyek pembangunan gedung pertemuan di Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, memasuki tahap II di tahun 2019. Tak tanggung- tanggung, pada tahap kedua ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelontorkan dana sebesar Rp 18,5 miliar guna memiliki gedung termegah itu.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Klaten, Juwito mengatakan pembangunan gedung pertemuan berlanjut di tahun 2019. Setelah sebelumnya dilakukan pemerataan lahan, proses selanjutnya adalah melihat kembali detail engineering design (DED). Kemudiaan tahap lelang yang dilakukan pada bulan Maret mendatang.

Tahap pertama kita fokus pada pemerataan lahan. Karena lahan yang disiapkan seluas 3 hektare, itu perlu diurug dan diratakan agar sesuai dengan kebutuhan ketinggian gedung nantinya,” kata dia, Kamis (10/01/2019).

Lebih lanjut disampaikan, pada tahap II ini pihaknya akan fokus pada gedung utama. Diakui, gedung pertemuan ini digadang-gadang menjadi bangunan termegah di Kabupaten Klaten dengan kapasitas 2.500 orang. Selain itu, arsitek bangunan gedung ini juga diwacanakan menyerupai bangunan kolonial dengan tiang penyangga besar. 

Total anggaran yang dibutuhkan untuk proyek bangunan gedung pertemuan ini ditaksir mencapai Rp 50 miliar. Pembangunan dilakukan secara bertahap dan diprediksi akan selesai dua tahun kedepan. Setelah pembangunan gedung utama selesai, proyek pembangunan akan difokuskan untuk melengkapi fasilitas lainnya terutama parkir.

Gedung ini sangat dibutuhkan karena selama ini Klaten masih kurang memiliki gedung pertemuan dengan jumlah tampungan banyak. Kita ada gedung RSPD, tapi untuk parkir masih kurang,” jelasnya.

Seperti yang diketahui, tahap I pembangunan gedung pertemuan ini dilakukan pada akhir tahun 2018 lalu dengan anggaran Rp 3,4 miliar. Sebelumnya, Bupati Klaten, Sri Mulyani mengaku selain fungsi utamanya sebagai tempat pertemuan, gedung ini juga digadang-gadang dapat menjadi ikon baru bagi Kabupaten Klaten.