162 Orang Tewas, Prambanan Jadi Lokasi Paling Rawan Kecelakaan Lalu Lintas
Peristiwa

162 Orang Tewas, Prambanan Jadi Lokasi Paling Rawan Kecelakaan Lalu Lintas

Klaten,(klaten.sorot.co)--Kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Klaten sepanjang tahun 2018 mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding tahun 2017. Disisi lain dari sekian banyak kasus, Kecamatan Prambanan menjadi yang paling rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. 

Berdasarkan data yang diperoleh, kasus kecelakaan sepanjang tahun 2018 mencapai 907 kejadian. Dari jumlah itu, 162 meninggal dunia, 10 luka berat dan 1.444 luka ringan. Berbanding jauh dengan 2017 yang hanya 643 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia 153 orang. 

Iya ada kenaikan. Dan ini perlu evaluasi lagi apa saja yang menyebabkannya, kata Kasatlantas Polres Klaten, AKP Adhityawarman, Jumat (11/01/2019).

Dikatakan, dari ratusan kasus kecalakaan yang terjadi di tahun 2018, sebanyak 130 kasus sudah proses penyidikan, sedangkan 154 kasus proses penyelidikan. Terkait lokasi rawan, pihaknya mengaku kasus kecelakaan rata-rata terjadi di jalan nasional terutama Jalan Jogja-Solo. 

Tapi ada juga di jalan permukiman, namun yang cukup banyak di jalan nasional. Karena memang ruas jalan itu sangat panjang, dari ujung barat sampai ujung timur,” jelasnya.

Ruas jalan di Kecamatan Prambanan menjadi lokasi terbanyak peristiwa kecelakaan lalu lintas dengan jumlah 69 kejadian. Disusul urutan kedua yakni Kecamatan Delanggu dan Klaten Selatan dengan masing-masing sebanyak 64 kejadian.

Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi menjelaskan tingginya kasus lalulintas ini bukan berarti Kabupaten Klaten rawan terjadi kecelakaan. Hanya saja, diakui tahun 2018 lalu semua kasus dilaporkan kepada polisi, artinya semua diselesaikan meskipun kasus kecelakaan kecil.

Tidak hanya kecelakaan yang korbannya luka berat, tapi disini laka ringan juga kita rekam dan kita selesaikan. Sehingga pada tahun 2018 ada kenaikan yang signifikan,” kata Aries.

Guna mengantisipasi terjadinya kasus kecelakaan di tahun 2019, pihaknya bakal melakukan berbagai upaya. Salah satunya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Klaten. hal itu dilakukan dalam rangka melengkapi sarana dan prasarana, seperti rambu lalu lintas dan lainnya.