Diterjang Angin, Tiga Rumah di Tulung Rusak Tertimpa Pohon Beringin
Peristiwa

Diterjang Angin, Tiga Rumah di Tulung Rusak Tertimpa Pohon Beringin

Tulung, (klaten.sorot.co)--Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten, Jumat (11/01/2019) sore. Akibat dari peristiwa tersebut, beberapa pohon bertumbangan hingga menimpa rumah milik warga.

Salah satu wilayah yang terdampak parah yakni Kecamatan Tulung. Puluhan pohon di tepi jalan dan permukiman tumbang. Salah satunya adalah pohon beringin di Dukuh Ringinsari, Desa Kiringan yang tumbang hingga menimpa tiga rumah sekaligus.

Danramil Tulung, Kapten Cpl. Tri Djoko menuturka dari tiga rumah yang tertimpa pohon itu satu diantaranya rusak total. Rumah tersebut dihuni oleh Mardi Sutikno (85). Pada saat kejadian, Mardi diketahui sedang berada di dalam rumah.

Beruntung ia tidak mengalami luka lantaran berhasil menyelamatkan diri, meski setelah kejadian harus dilarikan ke PKU Muhammadiyah Jatinom. Namun hal itu bukan disebabkan tertimpa bangunan, melainkan hanya mengeluh sakit pada punggung.

"Awalnya yang dibawa ke rumah sakit ada tiga, tapi yang dua langsung pulang. Namun untuk Mbah Mardi harus opname karena merasa punggungnya sakit," kata Tri Djoko.

Diakuinya pohon beringin yang tumbang berukuran sangat besar dengan ketinggian 10 meter. Pohon tersebut tumbang setelah tidak kuat menahan terjangan angin kencang pada Jumat sore. Ditambah lagi pada saat itu guyuran hujan juga tergolong deras. 

"Ukurannya besar sekali. Saya kira dikelilingi 8 orang tidak mencakup. Maka saat tumbang langsung mengenai rumah warga," imbuhnya.

Salain di Desa Kiringan, dampak hujan deras disertai angin juga terjadi di Desa Bono Sedayu, dan jalan perbatasan dengan Jatinom. Tercatat ada puluhan pohon di sepanjang jalan perbatasan mengalami tumbang. Kini proses evakuasi sudah dilakukan.

Sementara itu Camat Tulung, Rohmad Sugiarto mengaku sudah menjenguk Mardi ke rumah sakit. Pihaknya memastikan kondisi Mardi baik-baik saja dan hanya perlu istirahat lantaran usianya yang sudah tua. Selain itu, tidak ada luka-luka pada tubuhnya.

"Kita juga ada rapat koordinasi untuk tindakan selanjutnya. Karena memang ada satu rumah (milik Mardi) yang rusak total, maka perlu kita carikan solusi," pungkasnya.