Ramai Tol Jogja - Solo, Broker Mulai Bermunculan di Klaten
Peristiwa

Ramai Tol Jogja - Solo, Broker Mulai Bermunculan di Klaten

Klaten,(klaten.sorot.co)--Sejumlah broker atau perantara jual beli lahan mulai mendatangi Bidang Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Klaten belakangan ini. Hal itu terjadi menyusul adanya proyek tol Yogya – Solo yang diwacanakan melintasi Klaten.

Staff Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Klaten, Marjuki Annaria mengaku santernya informasi proyek tol yang bakal melintasi Klaten membuat sejumlah broker bermunculan. Sedikitnya lebih dari 10 broker datang sejak pekan lalu.

Broker malah banyak yang datang ke sini. Sejak satu minggu ini sudah ada lebih dari 10 broker. Apalagi sejak santer di pemberitaan itu jadi makin ramai, kata dia, Rabu (06/02/2019).

Lebih lanjut disampaikan, kedatangan broker tersebut rata-rata meminta denah lokasi atau lahan terdampak jalan tol. Mereka bukan hanya dari Klaten, melainkan juga berasal dari luar daerah. Hanya saja, pihak Bidang Tata Ruang belum bisa menyampaikan informasi secara resmi kepada broker. 

Datang lalu kita tanya, mereka dari mana. Dan mengaku kalau dari broker, tapi ya kami belum bisa memberikan data apapun. Karena itu kewenagan pemerintah pusat. Yang pasti broker sudah berdatangan,” jelasnya.

Sampai saat ini, pihaknya belum mendapat informasi secara rinci terkait pembangunan jalan tol Yogya – Solo. Pemerintah kabupaten belum bisa memberikan data pasti lantaran masih dalam pembahasan di pemerintah pusat dan provinsi. Selain itu, hal tersebut juga untuk mengantisipasi adanya gejolak di masyarakat.

Belum bisa kami sampaikan secara detail, karena takut salah. Ini menjadi kewenangan pemerintah provinsi, apalagi saat ini masterplan dan DED-nya belum diberikan, kemungkinan masih ada perubahan. Jadi belum bisa disebar, takutnya justru menimbulkan polemik di masyarakat,” jelasnya.

Sampai sekarang data itu belum kami sampaikan juga ke broker itu. Jawaban kami juga sama, belum bisa menyampaikan secara pasti, kita masih menunggu informasi dari pusat,” imbuhnya.

Sebelumnya Bupati Klaten, Sri Mulyani mengaku keberadaan broker jelang proyek pembangunan jalan tol dimungkinkan bisa diatasi. Sebab pelaksanaan pembebasan lahan merupakan kewenangan pemerintah pusat. Disisi lain ia meminta kepada masyarakat agar bisa mendukung program nasional ini.

Saya rasa tidak lah. Kan itu nanti yang menentukan pusat. Jadi ya semoga saja bisa aman,” urai Mulyani.