Ribuan Warga Rela Berdesakan Berebut Durian Gratis
Wisata

Ribuan Warga Rela Berdesakan Berebut Durian Gratis

Jatinom,(klaten.sorot.co)--Pemandangan berbeda terlihat di Lapangan Merdeka Desa Randulanang, Kecamatan Jatinom, Rabu (06/02/2019). Lapangan yang biasa sepi pada siang hari itu kini dipadati ribuan pengunjung. Sejumlah pedagang juga turut memenuhi sepanjang jalan hingga menuju area pinggir lapangan.

Pada bagian tengah lapangan terdapat sebuah tenda yang memanjang. Tenda tersebut dipasangi pagar pembatas dari bambu. Sejumlah panitia telah bersiap berjajar didalam pagar sembari membawa ribuan plastik klip berisi buah durian. Sementara diluar parag pembatas ribuan masyarakat sudah mengantri.

Suasana semakin riuh saat Bupati Klaten, Sri Mulyani yang berada di panggung sisi selatan mempersilahkan masyarakat untuk masuk ke lapangan guna mendapatkan plastik klip berisi durian tersebut. Masyarakat yang sudah memiliki kupon dipersilahkan mengantri di luar pagar pembatas untuk menukarkannya menjadi durian.

Paginya warga sudah diberi kupon. Jadi saat sudah dibuka oleh bupati, mereka bisa langsung masuk untuk menukarkannya menjadi durian. Sedikitnya ada 5.000 kupon yang kami sediakan, dan ini gratis,” kata Camat Jatinom, Sip Anwar, Rabu siang

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari Festival Durian Jatinom. Total ada sekitar 1.700 buah durian yang dibagikan secara gratis. Pada gelaran tahun ini, durian yang dibagikan tidak dalam bentuk utuh, melainkan sudah dibuka oleh panitia dan dimasukkan kedalam plsatik klip. Setiap satu plastik klip rata-rata berisi 4-5 biji durian. 

Pada awal-awal penukaran kupon di tenda yang sudah siapkan  masih terbilang tertib, hanya saja memasuki pertengahan penukaran kupon tersebut ribuan warga mulai berdesakan. Saking banyaknya pengunjung yang datang, mereka rela berdesakan dan masuk kedalam tenda yang sudah diberi pagar pembatas.

Panitia yang tak kuasa menahan desakan masyarakat akhirnya mempersilahkan mereka mengambil durian tersebut meski tidak memiliki kupon. Kurang dari satu jam, 5.000 plastik klip berisi durian langsung ludes diperebutkan masyarakat. Mereka yang tak kebagian durian memilih membeli dari pedagang di tepi jalan.

Tadi tidak kebagian, karena memang tidak punya kupon. Saya juga tidak tahu kalau harus berangkat pagi dulu agar bisa dapat kupon untuk ditukarkan, saya kira durian ini bisa diperebutkan secara bebas,” kata salah satu pengunjung asal Kecamatan Tulung, Bayu (28).

Sementara itu pengunjung lainnya, Lasmi (46) mengaku berhasil mendapatkan satu plastik klip berisi durian setelah berjuang dari desakan ribuan warga lainnya. Hasil yang ia peroleh itu langsung dimakan di lokasi bersama seorang anaknya. Ia mengaku senang lantaran bisa menikmati durian secara gratis.

Tadi pagi sudah disini, lalu diberi kupon oleh panitia. Setelah mendapat kupon kemudian diminta untuk menunggu aba-aba, begitu sudah dibuka saya langsung masuk untuk menukarkannya,” jelas dia sembari menggendong anaknya yang masih berusia 5 tahun.

Ditemui usai festival, Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan gelaran ini sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan hasil produksi durian di Kecamatan Jatinom. Sebab selama ini Kecamatan Jatinom adalah wilayah yang terkenal dengan buah duriannya. Bahkan hampir setiap rumah memiliki pohon durian.

Kedepan kami ingin mengemas ini lebih baik lagi. Jika perlu nanti dibuatkan monomen durian, agar bisa menjadi ikon di Klaten,” urai dia.