Klaten Bakal Miliki Angkutan Khusus Pelajar
Pendidikan

Klaten Bakal Miliki Angkutan Khusus Pelajar

Klaten,(klaten.sorot.co)--Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten berencana menyediakan angkutan khusus bagi kalangan pelajar. Hal itu dilakukan menyusul banyaknya angka kecelakaan lalulintas yang melibatkan pelajar dalam beberapa waktu terakhir ini.

Kepala Dishub Klaten, Slamet Widodo mengatakan pengadaan angkutan bagi pelajar merupakan hasil kerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berupa DAMRI. Total ada sekitar 15 angkutan yang akan disiapkan. Saat ini, tahapan pengadaan masih proses perizinan.

"Ini masih menunggu izin dari provinsi, cuma kurang nunggu itu saja. Kalau armada dari DAMRI sudah siap, sudah ada 15 yang disiapkan dari sana untuk Klaten," ujarnya, Rabu (06/02/2019).

Lebih lanjut disampaikan, nantinya belasan angkutan tersebut akan dikhususkan bagi pelajar pada saat berangkat dan pulang sekolah. Adapun rute yang bakal disiapkan sebagai tahap awal adalah Klaten bagian utara meliputi rute Klaten kota - Karanganom - Polanharjo.  

Terkait mekanisme pemberlakuan angkutan tersebut, pihaknya masih berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi. Termasuk tarif yang akan diberlakukan bagi penumpang. Sebagai contoh, pihaknya mengaku penerapan tarif bisa dilakukan dengan hitungan per kilometer.

"Bisa jadi nanti per kilometer ditarif Rp 3.000 atau bisa lebih. Yang jelas kalau soal pelayanan lebih lanjut seperti itu bisa menyusul nanti, kita nunggu dulu izin dari provinsi keluar," imbuh dia.

Hanya saja, ia memastikan keberadaan angkutan tersebut adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Artinya apabila nanti jumlah penumpang hanya ada sedikit, angkutan akan tetap jalan sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Sehingga tidak ada target pemasukan.

"Ini sifatnya pelayanan, jadi tidak ada target harus dapat berapa. Misalnya hanya ada satu penumpang ya tetap jalan, tidak perlu menunggu angkutan penuh dulu. Nanti malah kasihan pelajar yang hendak berangkat sekolah," jelas dia.

Pihaknya mengaku, rencana pengadaan angkutan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah atas banyaknya kasus kecelakaan lalulintas yang melibatkan pelajar. Dari sekian banyak kasus kecelakaan yang terjadi, pelajar masih mendominasi baik dari korban maupun pelaku.

Hal serupa juga disampaikan Kasatlantas Polres Klaten, AKP Adhityawarman. Pengadaan angkutan bagi pelajar sudah diusulkan sejak tahun lalu. Sebab kecelakaan lalulintas melibatkan pelajar kian banyak. Tercatat pada bulan Januari 2019 lalu ada sekitar 57 kejadian.

"Pelajar ini perlu diperhatikan, karena urusannya adalah nyawa. Kalau kita hanya memberi sanksi saat razia tapi tidak ada solusi ya kasihan juga. Maka keberadaan angkutan sangat diperlukan," pungkasnya.