Cegah Serangan Fajar Jelang Pilkades, Polisi Bentuk Satgas Anti Politik Uang
Pemerintahan

Cegah Serangan Fajar Jelang Pilkades, Polisi Bentuk Satgas Anti Politik Uang

Klaten,(klaten.sorot.co)--Polres Klaten telah membentuk satuan tugas (satgas) khusus anti politik uang menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan berlangsung pada 13 Maret 2019 mendatang. Salah satu tugas pokok satgas khusus tersebut adalah mencegah adanya serangan fajar atau money politik.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi dalam acara Silaturahmi dan Tatap Muka antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa dan tokoh masyarakat  di Gedung RSPD Klaten, pada Rabu (06/02/2019) sore. Dalam acara tersebut, Aries menegaskan gelaran pilkades harus berlangusng kondusif tanpa gesekan.

Sejak tahapan awal sampai saat ini proses verifikasi berkas bakal calon, kami terus memantau di desa-desa. Disini peran  Bhabinkamtibmas dan Babinsa sangat penting karena yang berhubungan langsung dengan desa,” kata dia, Rabu sore.

Lebih lanjut disampaikan, guna mencegah adanya gesekan di tingkat desa pihaknya sudah membentuk satgas khusus. Fungsi utama satgas tersebut adalah mendeteksi sejak dini adanya permasalahan, termasuk meminimalisir money politik atau yang biasa disebut serangan fajar saat mendekati pencoblosan. 

Dalam melaksanakan pengamanan jelang pilkades ini pihaknya memastikan adanya prosfesional dengan menjunjung netralitas dari seluruh personil. Selain itu, Aries juga meminta kepada jajaran lainnya untuk ikut serta membantu termasuk dari TNI dan Satpol-PP. Nantinya, fokus pengamanan akan diperketat mulai dari H-3 hingga H+1.

Jika ada politik uang dan mengandung unsur pidana ya jelas diproses. Maka kita butuh bantuan dari semua pihak, yang pasti tujuan kita adalah menjaga keamanan bersama menjelang pilkades. Apalagi jangan sampai ada gesekan antar pendukung,” urai dia.

Guna mengamankan gelaran pesta demokrasi tingkat desa ini akan ada 800 personil gabungan yang bersiaga. Tak hanya dari Polres Klaten, ratusan personil itu terdari Polres Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri dan Kota Solo. Ditambah lagi adanya dukungan dari Polda Jawa Tengah yang turut serta siap mengamankan.

Seperti yang diketahui, gelaran pilkades kali ini akan diikuti sebanyak 270 desa. Saat ini tahapan pilkades sudah memasuki penetapan dan pengumuman bakal calon kades yang sudag terdaftar. Sementara untuk bakal calon di tiap desa yang lebih dari lima masih harus melewati tahapan skoring dan verifikasi.