Jalan Yogya - Solo Kembali Telan Korban, Pejalan Kaki Tewas Dihantam Mobil
Peristiwa

Jalan Yogya - Solo Kembali Telan Korban, Pejalan Kaki Tewas Dihantam Mobil

Klaten,(klaten.sorot.co)--Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Yogya-Solo tepatnya di Dukuh Jetis, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Kamis (07/02) malam. Kali ini kecelakaan melibatkan seorang pejalan kaki dengan mobil pribadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Bermula saat mobil jenis Avanza AB 1913 H yang dikemudikan oleh Alfian (27), warga Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat berjalan dari arah Yogya menuju Solo. 

Pada saat yang sama, dari tepi jalan tiba-tiba terdapat seorang pejalan kaki atas nama, Sakir (59) warga, Dukuh Bunder, Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom. Pada saat itu, Sakir berjalan kaki bermaksud hendak menyebrang jalan lintas nasional tersebut. Kondisi cuaca waktu itu diketahui hujan deras.

"Informasi dari warga sekitar korban ini akan menyebrang jalan, dia dari arah barat hendak ke timur. Cuacanya hujan deras dan kondisi juga gelap," kata Kanit Laka Satlantas Polres Klaten, Ipda Panut Haryono saat ditemui, Jumat (08/02/2019).

Lantaran kondisi cuaca hujan deras, mobil avanza yang melaju dengan kecepatan sedang itu tidak bisa berhenti. Pengemudia hilang kendali hingga akhirnya menabrak Sakir yang sedang menyebrang jalan. Akibatnya, Sakir sempat terpental dengan luka cukup parah. 

"Luka parah pada bagian kepala belakang. Korban meninggal dunia di lokasi, kemudian kita bawa ke rumah sakit. Karena awalnya kita belum tahu korban ini warga mana, selanjutnya kita identifikasi dan berhasil dilacak," imbuh dia.

Lebih lanjut disampaikan, saat ini pengemudi beserta kendaraannya sudah diamankan ke Unit Laka untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Sementara polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari saksi. Pihaknya memastikan proses hukum tetap berlanjut.

"Tetap kita proses, ini awal kita penyelidikan dulu. Utamanya adalah olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi," pungkasnya.