Pergi Berangkat Kerja, Pemotor Tewas Tertabrak Bus
Peristiwa

Pergi Berangkat Kerja, Pemotor Tewas Tertabrak Bus

Klaten,(klaten.sorot.co)--Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dengan bus umum terjadi di Jalan By Pass tepatnya Dukuh Jetak, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara pada, Jumat (08/02/2019) sekitar pukul 06.00 WIB. Akibat peristiwa itu, pengendara motor tewas usai terpental sejauh 7 meter.

Kanit Laka Satlantas Polres Klaten, Ipda Panut Haryono mengatakan kecelakaan itu bermula saat bus jenis Mira S 7166 US yang dikemudikan oleh, Waris Noviandu (33) warga Kabupaten Sidoharjo, Jawa Timur,berjalan dari arah Jonggrangan menuju Pasar Srago. Saat itu bus melaju dengan kecepatan kencang.

Saat itu kondisi sedang hujan. Dari hasil informasi sementara warga sekitar, bus melaju dengan kecepatan cukup kencang,” kata dia, Jumat sore.

Pada saat yang sama setibanya di simpang empat Bulog Desa Karanganom, tiba-tiba dari arah Dukuh Jetak melaju sepeda motor jenis Kharisma AD 5198 QC yang dikendarai, Melia Indriana (21) warga Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom. Sepeda motor itu bermaksud hendak masuk ke Jalan By Pass menuju arah Pasar Srago. 

Jadi saat pemotor ini hendak menyebrang jalan dan belok kanan ke arah Srago, dari arah sebelahnya juga ada bus. Akhirnya karena jarak sudah dekat, bus tidak bisa berhenti mendadak kemudian menabrak sepeda motor,” imbuhnya.

Setelah tertabrak, pengendara motor lantas terpental sejauh 7 meter. Akibatnya ia langsung tidak sadarkan diri dengan luka cukup parah pada bagian kepala dan bahu bagian kanan serta kiri. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nahas nyawanya tidak bisa diselamatkan akibat luka yang dideritanya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, bus diperkirakan melaju dengan kecepatan cukup kencang. Sementara kondisi cuaca yang hujan deras juga mengakibatan jarak pandang arus lalulintas tidak maksimal. Saat ini, barang bukti berupa sepeda motor dan bus sudah diamankan di Unit Laka Satlantas Polres Klaten.

Masih dalam proses lidik. Kemungkinan bus ini melaju kencang, karena dorongan ke sepeda motor cukup jauh mencapai 7 meter. Saat ini sopir masih kami periksa. Kalau informasi tadi korban ini mau berangkat kerja,” urai dia.

Sementara itu, salah satu kernet Bus Mira, Sutrisno mengaku tidak mengetahui secara pasti peristiwa tersebut. Hanya saja saat berkendara diakui bahwa kondisi cuaca hujan deras. Ia menduga pengendara sepeda motor sebelumnya terpeleset lantaran licin. Saat ini seluruh penumpang sudah dioper ke bus lainnya.

“Tadi ada 30 penumpang, ini sudah dioper ke bus yang dibelakang. Kalau kejadiannya juga kurang tahu, jarak pandang memang kurang jelas,” singkatnya saat berbincang dengan sorot.co.