Temukan Bayi di Bawah Jembatan, Pengakuan Warga Bikin Merinding
Peristiwa

Temukan Bayi di Bawah Jembatan, Pengakuan Warga Bikin Merinding

Trucuk,(klaten.sorot.co)--Warga Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk digemparkan dengan adanya penemuan bayi berjenis kelamin perempuan dalam kondisi masih hidup di bawah jembatan desa setempat pada, Sabtu (09/02) kemarin. Dari hasil pengakuan warga, bayi itu tergeletak dibawah jembatan dan hanya terbungkus plastik.

Salah satu warga Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Sutikno (54) menceritakan bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah melintas sekitar pukul 17.25 WIB. Waktu itu, seorang warga merasa kaget lantaran mendengar suara tangisan bayi dari bawah jembatan. Sementara kondisi sore itu terbilang sepi.

Sudah mulai sepi, karena jembatan ini adalah penghubung antara Kecamatan Trucuk dan Kalikotes. Namuh jika sudah sore ya sepi, selain itu letak jembatan juga berada di tengah area persawahan,” jelas dia saat ditemui, Minggu (10/02/2019) siang.

Lebih lanjut diceritakan setelah mendengar suara tangisan, akhirnya salah seorang warga tersebut langsung turun ke sungai tepatnya di bawah jembatan untuk memastikan. Tanpa disangka, tepat bawah jembatan terdapat sebuah kantong plastik yang mengapung di sungai dengan kedalaman air sekitar 30 centimeter. 

Yang menemukan itu curiga karena di dalam plastik seperti ada suara tangisan, kemudian dicek dan ternyata berisi bayi. Kondisinya sangat memprihatinkan, karena air sungai sempat masuk ke dalam tubuhnya. Kemudian bayi itu dibalik agar air yang tertelan bisa keluar,” urai dia.

Setelah air yang tertelan keluar melalui mulut, kemudian bayi berjenis kelamin perempuan itu kembali menangis. Sutikno menduga bayi itu kedinginan, lantaran saat ditemukan kondisinya tidak berpakaian dan hanya terbungkus plastik. Terlebih lagi pada bagian tubuh bayi juga masih terdapat bercak darah.

Kemungkinan baru lahir lalu dibuang. Sungguh beruntung, karena jika telat 5 menit tidak diselamatkan pasti tidak bisa tertolong, karena posisinya sangat kasihan. Terbungkus plastik lalu dibuang di aliran air,” jelasnya.

Atas penemuan tersebut, sejumlah warga sekitar lantas berdatangan untuk menyaksikan. Bayi tak berdosa itu kemudian dibawa ke klinik terdekat untuk penanganan medis secepatnya. Dari hasil pemeriksaan awal bayi itu memiliki berat 2,3 kilogram dengan panjang 45 centimeter. Setelah itu bayi langsung dirujuk ke rumah sakit.

Sementara itu, Komandan Regu RSD Bagas Waras Klaten, Purwoko membenarkan bahwa bayi itu kini sudah dirawat di rumah sakit. Ia memastikan saat ini kondisi bayi sudah membaik dan masih menjalani perawatan medis secara intensif. Hanya saja sampai saat ini bayi tersebut belum diperbolehkan untuk dijenguk.

Berdasarkan intruksi dari medis bayi belum boleh dijenguk. Karena masih dalam penanganan, yang jelas kondisinya masih hidup dan mulai membaik,” kata dia.

Purwoko mengaku sejak dirujuk ke rumah sakit, sudah banyak warga yang berdatangan dengan maksud untuk mengadopsi bayi itu. Sedikitnya ada empat orang yang datang sejak Minggu pagi, mereka berasal dari berbagai daerah. Namun, ia menegaskan untuk proses adopsi masih butuh waktu yang lama.

Ada yang datang untuk adopsi, tapi juga belum boleh melihat karena ini dalam penanganan. Selain itu untuk adopsi itu kan juga prosesnya panjang, hasus izin dari berbagai pihak,” singkatnya.