Pelajar Diminta Tak Keluyuran Selama Libur
Pendidikan

Pelajar Diminta Tak Keluyuran Selama Libur

Klaten, (klaten.sorot.co)--Gugus Tugas Pencegahan Persebaran COVID-19 Klaten mengimbau kepada para pelajar agar tidak keluyuran selama proses belajar mengajar di sekolah diliburkan. Disisi lain, petugas dari Satpol PP Klaten mulai rutin menggelar patroli dengan sasaran pelajar.

Ketua Gugus Tugas Pencegahan Persebaran COVID-19 Klaten, Ronny Roekminto menyatakan sudah berkoordinasi dengan Satpol PP terkait patroli rutin selama beberapa hari kedepan ini. Salah satunya menyasar pelajar yang nekat bermain disaat tidak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Jadi bukan razia, hanya patroli. Dan petugas patroli itu tidak melarang (pelajar yang kedapatan sedang bermain). Tapi kita lebih ingin memberikan penjelasan kepada mereka," ujarnya, Jumat (20/03/2020).

Menurutnya, masih ada pelajar yang belum paham alasan kegiatan belajar mengajar di sekolah libur dan diganti belajar di rumah. Hal itu tak lepas dari pencegahan penularan virus corona. Pemkab berupaya memutus mata rantai virus itu dengan mengurangi kegiatan yang berkerumun. 

"Mungkin masih banyak yang belum paham kenapa mereka tidak masuk (sekolah) dan diharuskan di rumah. Nah disitu Satpol PP yang akan memberi pemahaman detail, jadi pelajar ini bisa mengerti," imbuhnya.

Sebelumnya, pemerintah sepakat meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah mulai dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA/ SMK sejak 16-29 Maret 2020. Terkait kebijakan belajar mengajar di rumah diserahkan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) dan diteruskan ke masing- masing sekolah.

"Pola belajarnya sudah disampaikan oleh kepala Disdik, istilahnya moda daring. Guru tetap masuk, nanti membuat modelnya itu kemudian dilempar lewat HP-nya masing- masing. Sehingga murid yang dirumah tetap berkomunikasi dengan guru," pungkasnya.

Informasi yang dihimpun, beberapa lokasi yang menjadi sasaran patroli petugas Satpol PP adalah obyek wisata mulia dari Obyek Mata Air Cokro, Candi Plaosan dan masih banyak lagi. Patroli juga untuk memastikan agar tempat wisata tutup terlebih dahulu sesuai arahan pemerintah.