Duh, Giliran Nakes di Puskesmas Manisrenggo Tertular Covid-19
Peristiwa

Duh, Giliran Nakes di Puskesmas Manisrenggo Tertular Covid-19

Klaten,(klaten.sorot.co)--Jumlah tenaga kesehatan (nakes) di Klaten yang terpapar virus corona kembali bertambah, Jumat (23/10/2020). Setelah sebelumnya empat nakes di Puskesmas Jambukulon dinyatakan positif Covid-19, kini giliran nakes dari Puskesmas Manisrenggo.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas Pengendalian Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo mengatakan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Klaten saat ini bertambah 14 orang. Dari jumlah itu, satu diantaranya adalah nakes yang bertugas di Puskesmas Manisrenggo.

Hari ini ada penambahan 14 orang positif Covid-19. Yang satu adalah nakes dari Puskesmas Manisrenggo, kasusnya sama (dengan di Puskesmas Jambukulon), ujarnya, Jumat sore.


Lebih lanjut disampaikan, nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu adalah seorang perempuan berinisial T (27) warga Kecamatan Manisrenggo. Hasil itu diketahui setelah sebelumnya yang bersangkutan ikut screening berupa test swab bersama nakes Puskesmas lain di Klaten. 

Ini hasil screening dari tenaga kesehatan di Puskesmas Manisrenggo. Dari semua nakes yang swab, satu positif, imbuhnya.

Dikatakan, dengan adanya kasus Covid-19 di Puskesmas Manisrenggo ini, Satgas Pengendalian Covid-19 telah berkoordinasi dengan Satgas Kecamatan. Upaya tracing atau pelacakan terhadap kontak erat telah dimulai, termasuk maping nakes yang ada di Puskesmas Manisrenggo.

Upayanya melakukan koordinasi internal Puskesmas, maping tenaga yang ada untuk pelayanan di Puskesmas, yang pernah kontak erat dilakukan karantina mandiri dan swab. Terakhir akan dilakukan desinfeksi ruangan, pungkasnya.

Sedangkan 13 pasien lain yang diumumkan Satgas Pengendalian Covid-19 tersebar di sembilan kecamatan. Meliputi Cawas, Wedi, Kalikotes, Klaten Tengah, Polanharjo, Karangdowo, Ceper, Klaten Utara, dan Jatinom. Pasien baru paling banyak berasal dari Cawas yakni 3 orang.

Jumlah total kasus Covid-19 di Klaten jadi 799 orang. Sebanyak 98 orang menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri, 674 orang sembuh dan 27 orang meninggal dunia, pungkasnya.