Awas, Serangan Tawon Vespa Affinis di Klaten Masih Tinggi
Peristiwa

Awas, Serangan Tawon Vespa Affinis di Klaten Masih Tinggi

Polanharjo,(klaten.sorot.co)--Serangan tawon jenis vespa affinis hingga kini masih meresahkan masyarakat Kabupaten Klaten. Bahkan, keberadaan tawon yang biasa bersarang di sarang berukuran jumbo tersebut hampir tersebar merata di masing- masing kecamatan.

Hal itu diungkapkan salah satu relawan yang rutin membasmi tawon dari Komunitas Damkir Klaten, Tara Kus Setyawan. Dirinya mengaku tawon berbahaya itu sampai saat ini masih dijumpai. Saban hari, permintaan untuk mengevakuasi sarang tawon itu rata- rata sekitar 5- 6 sarang.

Selama satu bulan terakhir ini hampir setiap malam kita keluar, rata- rata setiap harinya 5-6 sarang bahkan pernah sehari itu evakuasi sampai lebih dari 10 sarang. Memang ini masih (bahaya), ujarnya, Minggu (25/10/2020).


Evakuasi yang dilakukan pada, Sabtu (24/10) malam, Tara bersama temannya membasmi sekitar 9 sarang. Evakuasi dimulai pukul 18.30 WIB dan selesai 01.00 WIB. Sarang itu tersebar di Desa Ngabeyan (Karanganom), Pepe (Ngawen), hingga Glagahwangi (Polanharjo). 

Tara mengaku memasuki akhir tahun hingga awal tahun seperti ini, masyarakat harus lebih meningkatkan kewaspadaan lagi. Sebab sesuai perkiraan dan pengalaman, memasuki bulan September hingga Februari, populasi tawon vespa affinis akan berkembang biak cukup cepat.

Bulan September - Februari itu tawon vespa mulai perkembang biak, jadi akan bertelur kembali. Bukan hanya itu (pengaruh cuaca), tapi memang ini musim bertelur, kata dia.

Dirinya memastikan evakuasi sarang tawon dilakukan secara sukarela, tanpa memungut biaya. Biasanya sebelum tiba di lokasi, Tara hanya meminta agar pemilik rumah atau pelapor cukup menyedikan BBM yang akan digunakan untuk melumpuhkan tawon didalam sarang.

Silahkan menghubungi kalau ada keluhan soal tawon, tapi memang kami tidak bisa langsung datang karena harus antri dulu. Satu per satu kami usahakan bisa tertangani, yang penting sarangnya jangan diganggu dulu, jelas dia.

Salah satu warga Dukuh Babrik, Desa Glagahwangi, Polanharjo, Supri mengaku sarang tawon vespa affinis menempel di atap rumahnya. Sarang itu baru diketahui sekitar sepekan yang lalu. Meski ukurannya belum terlalu besar, namun ia khawatir dapat membahayakan.

Baru tahu seminggu yang lalu, kalau siang tawonnya beterbangan di depan rumah padahal banyak anak- anak. Makanya langsung melapor agar dievakuasi, pungkasnya.