Kabar Baik, Insentif 4.321 Pegawai Honorer Klaten Mulai Dicairkan
Peristiwa

Kabar Baik, Insentif 4.321 Pegawai Honorer Klaten Mulai Dicairkan

Klaten,(klaten.sorot.co)--Insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau pegawai honorer di bidang pendidikan di Kabupaten Klaten dicairkan. Total ada sekitar 4.321 pegawai honorer terdiri dari GTT dan PTT K2 maupun Non K2 yang menerima insentif.

Kepala Dinas Pendidikan Klaten, Wardani Sugiyanto mengatakan dari 4.321 pegawai honorer itu, sebanyak 1.339 orang merupakan GTT K2, sedangkan sisanya merupakan GTT/PTT non K2. Mereka sebagaian besar membantu mengajar di SD maupun SMP di Kabupaten Klaten.

Jumlah guru honorer di SD atau SMP cukup besar. Bahkan proses pembelajaran di SD 45 persen ditopang guru honorer, sedangkan untuk SMP 24 persen ditopang guru honorer, ujarnya, Rabu (28/10/2020).


Lebih lanjut disampaikan, adapun besaran insentif yang diterima masing- masing GTT dan PTT berbeda, sebab nilainya disesuaikan dengan masa kerja. GTT K2 menerima insentif sebesar Rp 8,4 juta. Kemudian untuk non K2 masa kerja diatas 13 tahun memperoleh Rp 3,3 juta. 

Selanjutnya untuk GTT dan PTT masa kerja 10-12 tahun memperoleh Rp 3 juta, masa kerja 7-9 tahun sebanyak Rp 2,7 juta, masa kerja 4-6 tahun memperoleh Rp 2,4 juta, dan terakhir untuk masa kerja 1-3 tahun mendapat insentif Rp 1,98 juta. Saat ini insentif sudah mulai dicairkan bertahap.

Insentif sebelumnya senilai Rp 12 miliar sudah disalurkan pada Mei 2020 yang bersumber dari APBD murni. Untuk insentif kali ini senilai Rp 19 miliar, sebagian sudah ditransfer, imbuhnya.

Pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas kinerja GTT maupun PTT dalam dunia pendidikan. Apalagi mereka juga menjadi tulang punggung proses belajar mengajar. Maka diharapkan dengan diserahkannya insentif ini bisa dijadikan motivasi kedepannya.

Penghargaan dan apresiasi Pemkab Klaten atas kinerja para GTT dan PTT agar menjamin keberlangsungan proses pembelajaran pada satuan pendidikan. Sehingga bisa meningkatkan mutu pendidikan,” pungkasnya.