Pasca Tanggul Jebol di Cawas, 40 Hektar Sawah Terendam
Peristiwa

Pasca Tanggul Jebol di Cawas, 40 Hektar Sawah Terendam

Cawas,(klaten.sorot.co)--Jebolnya dua tanggul Sungai Gamping di Desa Burikan, Kecamatan Cawas membuat puluhan hektar sawah terendam. Dari hasil pendataan, sedikitnya ada 40 hektar sawah yang ditanami padi terancam rusak alias tak bisa diselamatkan.

Kepala Desa (Kades) Burikan, Surata, mengatakan ada sekitar 40 hektar sawah yang terendam akibat jebolnya tanggul sungai tersebut. Tanaman padi yang terendam rata- rata berusia 50 hari. Sebagian besar sawah yang terdampak itu terletak di samping tanggul sungai.

Sudah dilakukan pendataan, ada sekitar 40 hektar sawah yang terendam. Kalau dari sisi usia ya sudah hampir dua bulan, sudah cukup besar, ujarnya, Kamis (07/01/2021).

Lebih lanjut disampaikan, puluhan hektar sawah yang terendam itu terancam rusak, namun ada juga yang masih bisa diselamatkan meski nanti hasilnya tidak bisa maksimal. Dampak tanggul jebol sudah disampaikan ke instansi terkait untuk ditindak lanjuti. 

Kalau tidak hujan ya air bisa surut, yang dikhawatirkan adalah apabila hujan lagi sedangkan perbaikan tanggul jebol belum selesai. Maka bisa semakin parah ke sawah, imbuhnya.

Sementara itu Bupati Klaten, Sri Mulyani menyampaikan sawah yang rusak akan diusulkan ke Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten agar dibantu. Diharapkan, petani yang terdampak jebolnya tanggul ini mengikuti program asuransi.

Kalau saya lihat kondisinya masih bisa hidup sampai panen. Tapi kalau memang ada yang rusak ya disulkan ke Dinas Pertanian agar dibantu, semoga petani ikut asuransi jadi Dinas Pertanian yang akan membantu mengurusnya, kata Mulyani.

Menurut Mulyani, jebolnya tanggul non permanen itu dipicu oleh hujan deras yang membuat volume air meningkat. Akibatnya, tanggul tak kuat menahan derasnya air sungai. Untuk saat ini perbaikan tanggul sudah dilakukan dengan pemasangan bronjong kawat.

Perbaikan sudah dilakukan gotong royong, disiapkan bronjong kawat. Kalau pengerjaan nunggu surutnya air sungai dulu, pungkas dia.