Jam Buka Angkringan Klaten Ikut Dibatasi, Pedagang : Sedih Rasanya
Peristiwa

Jam Buka Angkringan Klaten Ikut Dibatasi, Pedagang : Sedih Rasanya

Klaten,(klaten.sorot.co)--Jam operasional tempat usaha maupun kuliner di Kabupaten Klaten dibatasi hinggu pukul 19.00 WIB selama penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diberlakukan pada 11-25 Januari nanti. Salah satu kuliner yang ikut dibatasi adalah angkringan.

Sesuai SE Bupati No. 360/0/6/32 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Klaten. Jam operasional mall, toserba, pusat perbelanjaan, departement store, kuliner dan angkringan dibatasi maksimal sampai dengan pukul 19.00 WIB.

Merespon kebijakan itu, sejumlah pedagang angkringan merasa sangat dirugikan. Sebab selama ini angkringan adalah salah satu kuliner yang buka pada saat malam hari. Hal itu yang disampaikan salah satu pedagang angkringan di Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo, Tri (39).

Kalau diterapkan ya rugi, karena angkringan kan malam hari. Seperti di tempat saya ini buka jam 17.00 WIB, kalau harus tutup jam 19.00 WIB ya bagaimana. Cuma jualan dua jam, ujarnya, Sabtu (09/01/2021).

Dirinya mengaku meski belum mendapat surat edaran langsung dari pemerintah maupun tokoh masyarakat setempat, namun kebijakan pembatasan jam operasional yang tertuang dalam SE Bupati sudah ia ketahui. Menurutnya, kebijakan itu justru berdampak pada ekonomi. 

Rasanya sedih. Kita jualan selama pandemi saja sudah susah, sekarang malah dibatasi. Ya kalau dari saya harapannya bisa dipertimbangkan atau ada toleransi lah, imbuhnya.

Hal serupa juga disampaikan pedagang angkringan di Desa Jurangjero, Kecamatan Karanganom, Aris (29). Dirinya mengaku, meski warungya sudah buka sejak pukul 10.00 WIB, namun penghasilan paling banyak justru biasanya diatas pukul 19.00 WIB hingga tengah malam.

Saya biasa buka pukul 10.00 WIB hingga 01.00 WIB. Yang paling ramai itu saat sore, nanti habis isya biasanya semakin ramai. Nah disitu untungnya, kalau dibatasi ya rugi banyak, kata dia.

Pembatasan jam operasional itu berpotensi menurunkan omzet penjualan saban harinya. Sebelum pandemi Covid-19, dalam sehari ia bisa meraup omzet Rp 1-2 jutaan. Namun omzet itu turun drastis hampir separuhnya selama pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 hingga awal 2021.

Kalau dibatasi, ya omzetnya bisa semakin anjluk. Saya sendiri bingung harus bagaiman. Ya lihat besuk saja, sebetulnya pengen manut tapi kok juga rugi parah, pungkasnya.