Seluruh Obyek Wisata Wajib Tutup, Tim Pemantau Dibentuk
Wisata

Seluruh Obyek Wisata Wajib Tutup, Tim Pemantau Dibentuk

Klaten,(klaten.sorot.co)--Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Klaten segera membentuk tim pemantau obyek wisata. Keberadaan tim itu untuk memastikan semua obyek wisata tutup selama penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berlangsung.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Klaten, Sri Nugroho mengatakan semua obyek wisata aka tutup selama PPKM, baik wisata alam, air, religi, candi hingga wisata seni budaya. Ketentuan itu berlaku selama dua pekan mulai 11-25 Januari.

Kalau yang kemarin kan yang tutup hanya wisata air. Nah, untuk besuk yang tutup itu semua obyek wisata baik alam, tirta, religi, cagar budaya dan lainnya, ujarnya, Sabtu (09/01/2021).

Lebih lanjut disampaikan, sampai saat ini jumlah obyek wisata di Klaten kurang lebih 59 lokasi. Dari jumlah itu, sebagian besar dikelola oleh BUMDes maupun pemerintah desa. Rata- rata obyek wisata di Klaten adalah wisata air, alam, religi dan cagar budaya tersebar di 26 kecamatan. 

Sebagai bentuk pengawasan selama PPKM berlangsung, pihaknya membentuk tim pemantau yang akan patroli di obyek wisata. Selain itu, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Klaten juga meminta Gugus Tugas di masing- masing wilayah ikut membantu.

Kita hanya menindaklanjuti Intruksi Mendagri. Karena ini intruksi dari pemerintah pusat, ya harus siap. Karena Soloraya kan masuk, dan Klaten ada didalamnya maka mau tidak mau ya harus mengikuti, imbuhnya.

Pihaknya mengakui sektor pariwisata sangat terdampak dari adanya pandemi Covid-19. Pendapatan obyek wisata jauh menurun dibanding sebelumnya. Pada 2020, Pemkab Klaten bahkan menurunkan target PAD dari yang awalnya Rp 2,2 miliar menjadi sekitar Rp 930 juta.

Ya memang kita akui sangat terdampak. Semoga dengan adanya pembatasan ini nanti membuat (penurunan Covid-19) Klaten semakin baik, dan obyek wisata bisa normal lagi, pungkasnya.