Hari Peduli Sampah, Seniman Klaten Bikin Lukisan Sepanjang 32,4 Meter
Komunitas

Hari Peduli Sampah, Seniman Klaten Bikin Lukisan Sepanjang 32,4 Meter

Klaten,(klaten.sorot.co)--Seniman asal Dukuh Geritan, Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara membuat lukisan telenovela atau gambar bercerita sepanjang 32,4 meter di depan rumahnya. Gambar yang menceritakan tragedi Leuwigajah 2005 itu dibuat dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional.

Seniman itu adalah, Liben (19). Lewat tangan ajaibnya, Liben menggambar tragedi itu yang dituangkan ke dalam media kertas. Alat lukis yang dipakai juga berasal dari sampah yakni areng dan injet. Berbekal alat bekas itu, Liben mampu menggambar tragedi longsornya TPA Leuwigajah di Cimahi Jawa Barat pada 2005 silam.

Dirinya mengatakan gambar sepanjang 32,4 meter itu menceritakan awal peresmian TPA Leuwigajah pada 1987 silam hingga detik- detik TPA itu longsor. Tragedi longsornya tumpukan sampah yang menggunung itu menewaskan sekitar 154 orang, bahkan tragedi itu menjadi yang terbesar nomor dua di dunia.

Hari Peduli Sampah ini adalah tragedi TPA Leuwigajah yang longsor pada 2005. Nah ini saya dan teman- teman bermaksud mengingatkan kembali tragedi itu lewat gambar, ujarnya, Senin (22/02/2021).

Menurutnya, tragedi itu perlu menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahayanya sampah agar tragedi itu tidak terulang kembali. Terlebih lagi di masa pandemi Covid-19 seperti ini, volume sampah justru semakin meningkat misalnya sampah dari bekas masker dan alat pelindung diri (APD) lainnya. 

Jangan sampai tragedi itu terulang lagi. Maka kesadaran kita akan bahayanya sampah harus benar- benar ditingkatkan, bagaimana cara mengolah sampah yang baik. Bahkan bisa dijadikan bahan yang bernilai ekonomis, urai dia.

Selain memamerkan gambar sepanjang 32,4 meter, di lokasi itu juga terdapat pameran virtual dan tempat untuk diskusi tentang peduli sampah. Rencananya kegiatan ini akan berlangsung hingga 25 Februari. Kegiatan ini juga didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta perusahaan swasta.

Sementara itu Kepala DLHK Klaten, Srihadi menngaku tema yang diambil adalah bahayanya sampah dan pilah sampah dari rumah. Lewat kegiatan ini, mengingatkan bahwa bahayanya sampah apabila tidak dikelola, namun sebaliknya sampah akan menjadi bernilai jika dimanfaatkan dengan baik.

Kita berharap hal ini bisa mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membuang sampah. Terutama sampah rumah tangga, pungkasnya.