Kasus Covid-19 Ponpes Ceper, Satgas : yang Tak Kontak Erat Dipulangkan Dulu
Peristiwa

Kasus Covid-19 Ponpes Ceper, Satgas : yang Tak Kontak Erat Dipulangkan Dulu

Ceper,(klaten.sorot.co)--Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Ceper mengusulkan para santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper yang tidak kontak erat dengan santri positif Covid-19 sebaiknya dipulangkan dulu. Selain itu, aktivitas di ponpes juga diliburkan.

Sebanyak 15 santri di ponpes Ngawonggo, Kecamatan Ceper dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Dari 15 santri yang positif Covid-19 itu kemudian dilakukan tracing dan hasilnya ada 72 orang yang kontak erat. Saat ini masih menunggu hasil tes swab, sembari itu mereka menjalani isolasi di gedung terpisah.

Semua yang positif itu isolasi di pondok, termasuk yang masih menunggu hasil tes swab juga wajih isolasi. Sudah ada tempat yang terpisah, kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ceper, Supriyono, Selasa (06/04/2021).

Total jumlah santri di ponpes itu sekitar 230 orang. Supriyono mengaku sudah berkoordinasi dengan pengurus ponpes agar untuk sementara aktivitas libur terlebih dahulu. Sedangkan santri yang dalam kondisi sehat dan tak masuk dalam pelacakan kontak erat bisa dipulangkan. 

Tadi sudah saya perintahkan kalau bisa yang sehat itu diambil orang tuanya dulu. Tapi kalau tidak bisa ya dipisahkan dengan santri yang positif dan yang sedang nunggu hasil swab itu, imbuhnya.

Supriyono mengatakan hingga kini sumber penularan di ponpes itu belum diketahui. Sebab selama ini para santri juga tidak keluar kemana- mana. Saban hari pendidikan formal dan non formal juga di lingkungan ponpes. Petugas medis bersama Satgas masih menelusuri sumber penularannya.

Selama ini memang jarang keluar santrinya. Ini yang belum kita ketahui sumbernya. Tapi untuk tracing kemarin tidak sampai ke masyarakat luar, jadi hanya internal pondok saja, pungkasnya.

Munculnya kasus Covid-19 di ponpes itu bermula dari salah satu santri yang awalnya sakit. Sebelum dibawa ke rumah sakit, santri itu dites swab terlebih dahulu dan hasilnya positif Covid-19, kemudian ditracing ada 42 orang yang kontak erat. Hasil tes swab ada 14 orang yang positif Covid-19.

Selanjutnya dari 14 orang yang positif Covid-19 itu kemudian kembali dilakukan tracing oleh petugas medis dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Hasilnya ada sekitar 72 orang yang kontak erat dan kini masih menunggu hasil tes swab, mereka saat ini isolasi mandiri.