Polisi Dalami Motif Pelaku Lakukan Kontak Fisik Berujung Kematian
Hukum & Kriminal

Polisi Dalami Motif Pelaku Lakukan Kontak Fisik Berujung Kematian

Klaten,(klaten.sorot.co)--Satreskrim Polres Klaten menetapkan enam tersangka dalam kasus kematian pelajar saat latihan pencak silat. Disisi lain, kini polisi masih mendalami motif tersangka melakukan kontak fisik apakah murni merupakan materi latihan atau atas dasar emosional.

Pelajar yang meninggal dunia saat latihan silat itu adalah MN (15) warga Desa Srebegan, Kecamatan Ceper. Atas kasus ini, polisi telah menetapkan enam tersangka yang merupakan senior MN. Dari enam tersangka itu, tiga diantaranya dewasa dan tiga lainnya anak dibawah umur.

Untuk tersangka masih tetap 6 orang. Ini sedang kita dalami lagi. Mereka ini istilahnya adalah senior korban, ujar Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, Rabu (07/04/2021).

Dari hasil pengakuan para saksi, latihan itu diawali dengan pemanasan, kemudian dilanjut pernafasan. Ditengah latihan pernafasan, para saksi mengaku memang ada materi fisik dari para senior kepada junior. Termasuk kontak fisik yang dialami MN hingga mengakibatkan meninggal dunia. 

Ini yang perlu kita dalami. Apakah memang atas dasar proses (materi) latihan, atau ada unsur emosi terhadap korban. Ini masih dalam pendalaman, imbuhnya.

Terjadinya kontak fisik itu juga didukung hasil keterangan dokter forensik yang menemukan adanya sejumlah luka pada tubuh korban seperti dada, punggung, maupun perut. Namun saat ini masih belum bisa dipastikan secara rinci apakah akibat kontak fisik tangan kosong atau benda.

Jadi luka pada perut, punggung, dan perut. Tapi untuk surat resminya belum keluar, mungkin minggu- minggu ini, pungkasnya.

Andriansyah memastikan pengungkapan kasus ini akan dituntaskan. Proses hukum tetap berjalan, termasuk untuk tersangka yang masuk kategori anak dibawah umur. Tiga tersangka kini ditahan di Malolres Klaten, dan tiga tersangka anak dibawah umur tidak ditahan polisi.