Sumber Penularan Klaster Ponpes di Ceper Masih Telusuri
Peristiwa

Sumber Penularan Klaster Ponpes di Ceper Masih Telusuri

Ceper,(klaten.sorot.co)--Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten masih menelusuri sumber penularan Covid-19 di salah satu pondok pesantren (ponpes) yang ada di Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper. Saat ini, ada 15 santri menjalani isolasi karena positif Covid-19.

Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito mengatakan sejauh ini sumber penularan di dalam ponpes itu masih ditelusuri. Sembari menelusuri, tim sudah melakukan tracing atau pelacakan siapa saja yang kontak erat dengan belasan santri positif Covid-19 itu.

Untuk ponpes ini sudah tracing. Karena ada belasan santri yang positif Covid-19, ujarnya, Kamis (08/04/2021).

Lebih lanjut disampaikan, dari hasil tracing didapati sebanyak 70-an orang yang kontak erat. Mereka sudah menjalani tes swab, dan kini wajib menjalani isolasi secara terpisah dengan santri yang lain. Ronny mengaku sebagian besar para santri kondisi baik tanpa gejala. 

Ini yang bisa pulang ya dipulangkan, dan untuk santri yang luar Jawa dipisahkan dulu. Diharapkan santri yang pulang dijemput orang tuanya, imbuh dia.

Menurut Ronny sampai saat ini belum ada penambahan kasus Covid-19 baru. Sehingga bagi santri yang tidak terpapar dan kondisinya sehat sebaiknya pulang terlebib dahulu. Sedangkan ponpes tutup sementara. Sebab sebetulnya aturan ponpes sama dengan sekolah.

Yang tidak terpapar dan memungkinkan pulang ya pulang, dan pondok tutup (sementara). Karena aturan pondok itu sama dengan sekolah, tidak boleh tatap muka dulu, pungkasnya.

Sebelumnya, Kades Ngawonggo, Ari Suryanto mengungkapkan munculnya kasus Covid-19 di ponpes itu bermula dari salah satu santri yang awalnya sakit. Sebelum dibawa ke rumah sakit, santri itu menjalani tes swab terlebih dahulu dan ternyata hasilnya positif Covid-19.

Dari satu santri itu lalu ditracing ada 42 orang yang kontak erat. Sudah diswab dan hasilnya keluar kemarin ada 14 orang yang positif Covid-19, kata Ari.

Dikatakan, dari 14 orang yang positif Covid-19 itu kemudian kembali dilakukan tracing oleh petugas medis dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Hasilnya ada sekitar 72 orang yang kontak erat dan kini masih menunggu hasil tes swab, mereka saat ini isolasi mandiri.