Terima Uang Ganti Tol, 15 Warga Kapungan Mundur dari Penerima PKH
Sosial

Terima Uang Ganti Tol, 15 Warga Kapungan Mundur dari Penerima PKH

Polanharjo,(klaten.sorot.co)--Sebanyak 15 keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo mengundurkan diri. Belasan warga itu mundur karena merasa sudah mampu setelah mendapat uang ganti kerugian jalan tol Yogya- Solo.

Salah satu KPM PKH warga Karangkundi, Desa Kapungan, Sudalmi (45) mengatakan rela mengundurkan diri dari penerima PKH setelah pada beberapa bulan lalu mendapat uang ganti kerugian proyek jalan tol Yogya- Solo. Total uang yang diterimanya sebesar Rp 260 juta.

Saya termasuk yang terdampak jalan tol, kemarin sawah orang tua saya kena. Jadi saya dapat bagian dan akhirnya mundur saja dari PKH, ujarnya, Kamis (08/04/2021).

Sudalmi menguaku sudah menjadi penerima bantuan itu sejak tahun 2014 lalu. Dengan menjadi anggota KPM PKH, setiap bulan dirinya menerima bantuan senilai Rp 500 ribu. Biasanya bantuan itu ia manfaatkan untuk keperluan biaya sekolah anaknya yang kini duduk dibangku SMK. 

Saya buruh di sawah. Kalau dari PKH ini sebetulnya lumayan sebesar Rp 500 ribu per bulan, saya gunakan untuk biaya sekolah anak saya, imbuhnya.

Namun lantaran kini merasa sudah mampu, Sudalmi dengan kerelaannya bertekad mengundurkan diri dari KPM PKH. Sudalmi berharap bantuan dari pemerintah yang biasa ia terima itu bisa dialihkan ke warga lain yang lebih membutuhkan. Sebab masih banyak tetangganya yang kurang mampu.

Saya ikhlas mundur. Biar bisa gantian dengan teman yang lain, kan saya juga sudah ada rezeki lebih, Insyallah cukup, jelasnya.

Hal senada juga disampaikan warga lain, Sriyani (42). Dirinya mengaku sudah menjadi anggota KPM PKH sejak tahun 2014 lalu. Ia biasanya menerima uang Rp 200 ribu. Namun karena merupakan warga terdampak jalan tol dan kini sudah menerima uang ganti kerugian, ia akhirnya mundur dari PKH.

Tidak ada paksaan dari siapapun. Ya karena sudah ada uang saya mundur saja, kalau dibilang berat ya awalnya berat, tapi tidak apa- apa karena lebih banyak yang butuh, jelasnya.

Koordinator Kabupaten Pendamping PKH Klaten, Theo Markis mengungkapkan saat ini ada 15 KPM di Desa Kapungan yang undur diri dari penerima PKH. Mereka merupakan warga terdampak jalan tol dan sebagian besar sudah menerima uang kerugian jalan tol pada beberapa bulan yang lalu.

Kalau di Polanharjo sebetulnya ada sekitar 27 KPM, 20 KPM diantaranya warga Kapungan. Tapi ini yang resmi baru 15 KPM, sedangkan untuk sisanya masih proses, pungkasnya.